Story
Reformation, Merek Fesyen Milik Permira, Targetkan Valuasi US$1 Miliar dalam IPO di AS

Peritel pakaian wanita Reformation, yang didukung oleh firma ekuitas swasta Permira, menargetkan valuasi hingga US$1 miliar dalam penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Langkah ini menandai salah satu aksi korporasi langka dari merek fesyen untuk masuk ke pasar publik dalam beberapa tahun terakhir.
Rincian Penawaran Saham
Berdasarkan pengumuman perusahaan pada hari Senin, Reformation yang berbasis di Vernon, California, bersama dengan beberapa pemegang saham penjual, bertujuan untuk menghimpun dana hingga US$239,1 juta. Target tersebut akan dicapai dengan menawarkan 14,1 juta lembar saham pada rentang harga indikatif US$15 hingga US$17 per lembar.
Perusahaan berencana untuk mencatatkan sahamnya di New York Stock Exchange (NYSE) dengan menggunakan simbol ticker "REF". Sejumlah bank investasi ternama, termasuk J.P. Morgan, Morgan Stanley, Citigroup, dan RBC Capital Markets, bertindak sebagai penjamin emisi untuk penawaran ini.
AdUjian bagi Pasar Ritel
IPO Reformation menjadi ujian penting bagi selera investor terhadap saham peritel fesyen. Pasar IPO AS saat ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan di sektor infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan teknologi pertahanan.
Aksi korporasi ini berpotensi menjadi sinyal apakah pemulihan pasar modal mulai meluas ke luar sektor-sektor yang saat ini menjadi favorit investor. Keberhasilan IPO ini dapat membuka jalan bagi merek-merek konsumen lainnya yang mempertimbangkan untuk melantai di bursa.