Story
Bursa Saham AS Menguat, Dow Jones Naik 0,29% Didukung Sektor Teknologi

Bursa saham Amerika Serikat mengakhiri pekan perdagangan dengan catatan positif, di mana ketiga indeks utama ditutup lebih tinggi pada hari Jumat. Penguatan pasar didorong oleh kenaikan di sektor Teknologi, Telekomunikasi, dan Material Dasar.
Pada penutupan perdagangan di New York, Dow Jones Industrial Average naik 0,29%. Indeks acuan yang lebih luas, S&P 500, menguat 0,42%, sementara indeks padat teknologi NASDAQ Composite mencatatkan kenaikan sebesar 0,28%.
Kinerja Indeks dan Saham Unggulan
Kenaikan pada Dow Jones dipimpin oleh saham-saham teknologi dan konsumer. Saham-saham dengan kinerja terbaik di antaranya adalah:
- NVIDIA Corporation (NVDA), yang melonjak 4,03%.
- Nike Inc (NKE), yang bertambah 3,74%.
- Cisco Systems Inc (CSCO), yang naik 2,54%.
Di sisi lain, beberapa saham besar menekan kenaikan indeks, dengan International Business Machines (IBM) turun 2,60% dan Unitedhealth Group (UNH) melemah 1,64%. Di dalam indeks S&P 500, Meta Platforms Inc (META) menjadi salah satu penggerak utama dengan kenaikan signifikan sebesar 5,95%, sementara Moderna Inc (MRNA) anjlok 10,83%.
AdSentimen Pasar dan Komoditas
Sentimen investor tampak membaik, yang tercermin dari penurunan Indeks Volatilitas CBOE (VIX). Indeks yang sering disebut sebagai "indeks ketakutan" ini turun 5,05% ke level 15,04, menandai level terendah baru dalam tiga bulan dan mengindikasikan berkurangnya kecemasan di pasar.
Sementara itu, pasar komoditas bergerak lebih rendah. Harga Emas Berjangka untuk pengiriman Agustus turun 0,52%, dan minyak mentah WTI untuk pengiriman Agustus melemah 0,62% menjadi $71,63 per barel. Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, menunjukkan kenaikan tipis sebesar 0,09%.
Gambaran Pasar Lebih Luas
Secara keseluruhan, sentimen di New York Stock Exchange (NYSE) cenderung positif, dengan jumlah saham yang naik (1.565) melampaui jumlah saham yang turun (1.144). Namun, situasi berbeda terjadi di bursa Nasdaq, di mana 1.848 saham mengalami penurunan dibandingkan dengan 1.549 saham yang menguat. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan indeks Nasdaq lebih ditopang oleh saham-saham berkapitalisasi besar, sementara sebagian besar saham lainnya mengalami tekanan jual.