Story

Dolar Menguat di Tengah Meningkatnya Ketegangan Timur Tengah

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 8, 20261 min read
Dolar Menguat di Tengah Meningkatnya Ketegangan Timur Tengah

Summary

Dolar AS menguat pada hari Selasa karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong permintaan investor untuk aset-aset safe haven. Insiden ini membuat fokus pasar beralih dari sebelumnya yang tertuju pada kebijakan moneter.

Text size
Background

Dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan pada hari Selasa, dengan Indeks Dolar AS naik 0,2% ke level 101,10. Pendorong utama penguatan ini adalah meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven (aset aman) akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang untuk sementara waktu mengesampingkan faktor kebijakan moneter sebagai penggerak utama pasar.

Pemicu utama adalah laporan mengenai serangan terhadap tiga kapal tanker minyak di sekitar Selat Hormuz. United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan insiden tersebut dan menaikkan tingkat ancaman di wilayah itu menjadi "parah". Sebagai tanggapan, pemerintah AS mencabut lisensi utama yang mengizinkan produksi dan penjualan produk minyak mentah serta petrokimia asal Iran. Para pejabat AS menuding Iran berada di balik serangan tersebut.

Eskalasi ini mengancam kesepakatan damai sementara yang baru-baru ini dicapai antara Washington dan Teheran. Qatar dan Arab Saudi, yang mengidentifikasi dua kapal tanker yang diserang, turut mengutuk insiden tersebut dan menyatakan Iran bertanggung jawab secara hukum. Sebagai dampak langsung dari ketidakpastian ini, harga minyak mentah dunia dilaporkan melonjak lebih dari 5%.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Di pasar mata uang lainnya, euro melemah 0,3% terhadap dolar. Data produksi industri Jerman yang positif tidak mampu menopang euro setelah seorang pejabat senior Bank Sentral Eropa memberikan pandangan yang hati-hati mengenai prospek ekonomi kawasan tersebut. Sementara itu, yen Jepang sempat menguat sesaat terhadap dolar setelah rilis data upah yang positif, namun penguatan tersebut tidak bertahan lama. Yen tetap berada di dekat level terendah dalam 40 tahun terhadap dolar AS, sehingga meningkatkan kewaspadaan pasar terhadap kemungkinan intervensi dari otoritas Jepang.

Back to latest news

LATEST