Story
Saham Turki Turun ke Level Terendah Enam Bulan, Indeks BIST 100 Turun 2,38%

Summary
Indeks acuan BIST 100 Turki turun 2,38% ke level terendah baru dalam enam bulan pada hari Senin, didorong oleh kerugian yang meluas di berbagai sektor termasuk leasing, permesinan, dan olahraga.
Saham-saham Turki mencatat penurunan signifikan pada penutupan perdagangan Senin, dengan indeks acuan BIST 100 turun 2,38% dan mencapai titik terendah baru dalam enam bulan. Sesi perdagangan ditandai dengan aksi jual besar-besaran di Bursa Efek Istanbul.
Penurunan Luas di Berbagai Sektor
Penurunan dipimpin oleh kerugian yang signifikan di sektor Leasing & Factoring, Produk Logam & Mesin, dan Olahraga, menurut data pasar. Sentimen negatif sangat terasa, menggarisbawahi kekhawatiran investor yang luas selama hari perdagangan.
Luas pasar secara keseluruhan negatif, dengan 580 saham mengalami penurunan dibandingkan hanya 62 saham yang mengalami kenaikan, sementara 4 saham mengakhiri sesi perdagangan tanpa perubahan. Rasio yang timpang ini menunjukkan kurangnya keyakinan di antara para pembeli.
Pergerakan Saham yang Patut Diperhatikan
Di antara saham-saham dengan kinerja terburuk di indeks, beberapa perusahaan mengalami kerugian besar:
Ad- Ral Yatirim Holding AS (RALYH): turun 10,00% ke level terendah 52 minggu.
- Europower Enerji (EUPWR): turun 10,00%.
- Balsu Gida Sanayi (BALSU): turun 10,00%.
Beberapa saham berhasil melawan tren negatif. Grainturk Holding AS (GRTHO) menjadi saham dengan kenaikan tertinggi pada sesi ini, naik 5,94%, diikuti oleh Migros Ticaret AS (MGROS) dengan kenaikan 1,62% dan Arcelik AS (ARCLK) yang naik 1,17%.
Konteks Pasar yang Lebih Luas
Di pasar mata uang, Lira Turki relatif stabil terhadap dolar AS, dengan pasangan USD/TRY naik tipis 0,13% menjadi 48,98. Di pasar komoditas lainnya, harga minyak mentah naik, sementara harga emas berjangka untuk pengiriman Desember turun tajam sebesar 3,79%.