Story
BIST 100 Turki Ditutup Menguat 0,57% Didukung Sektor Leasing dan Telekomunikasi

Indeks saham acuan Turki, BIST 100, ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan hari Jumat, mencatatkan kenaikan sebesar 0,57%. Penguatan ini terutama didorong oleh kinerja positif dari saham-saham di sektor Leasing & Factoring, Produk Mineral Non-Logam, dan Telekomunikasi.
Rincian Kinerja Pasar
Berdasarkan data dari Bursa Efek Istanbul, sentimen pasar secara keseluruhan cenderung positif. Tercatat sebanyak 404 saham berhasil menguat, melampaui 212 saham yang mengalami pelemahan, sementara 28 saham lainnya ditutup tidak berubah.
Kenaikan indeks didukung oleh beberapa sektor kunci yang menunjukkan performa solid sepanjang sesi perdagangan. Hal ini mengindikasikan minat beli investor yang tersebar di berbagai industri, tidak terpusat pada satu sektor saja.
Saham Penggerak Utama
Beberapa emiten menjadi motor penggerak utama indeks BIST 100 pada penutupan perdagangan kali ini.
Penguat Teratas
Ad- Vestel Elektronik Sanayi ve Ticaret AS (VESTL) melonjak 9,98% atau 2,40 poin ke level 26,46.
- Mia Teknoloji AS (MIATK) terapresiasi 9,96% atau 2,78 poin menjadi 30,70.
- Turkiye Halk Bankasi (HALKB) naik 9,93% atau 4,91 poin ke 54,35, sekaligus mencatatkan rekor harga tertinggi sepanjang masa (*all-time high*).
Pelemahan Terdalam
- Girisim Elektrik Taahhut Ticaret & Sanayi AS (GESAN) anjlok 9,97% atau 6,70 poin ke level 60,50.
- Odine Solutions Teknoloji Ticaret ve Sanayi AS (ODINE) turun 9,95% atau 146,00 poin menjadi 1.322,00.
- Pasifik Eurasia Lojistik Dis Ticaret AS (PASEU) terkoreksi 9,95% atau 17,50 poin ke 158,40.
Kondisi Pasar Komoditas dan Mata Uang
Di pasar komoditas, harga Emas Berjangka untuk pengiriman Desember turun 1,14% ke $4.488,11 per troy ounce. Sementara itu, minyak mentah WTI untuk pengiriman Oktober melemah 0,71% menjadi $90,65 per barel, dan minyak Brent kontrak November turun 0,17% ke $95,36 per barel.
Di pasar valuta asing, pasangan USD/TRY terpantau naik 0,24% ke level 48,44. Sebaliknya, EUR/TRY melemah 0,15% menjadi 56,29. Indeks Dolar AS Berjangka, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, tercatat naik 0,19% di level 99,07.