Story
Trump mengatakan pembicaraan AS-Iran masih berlangsung, dan yakin kesepakatan akan tercapai.

Summary
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa pembicaraan dengan Iran terus berlanjut dan dia mengharapkan kesepakatan akan tercapai, menambahkan syarat utama bahwa Teheran tidak boleh diizinkan untuk memperoleh senjata nuklir.
Presiden AS Donald Trump menyatakan optimisme pada hari Selasa bahwa kesepakatan dengan Iran dapat tercapai, dengan menyatakan bahwa pembicaraan antara kedua negara sedang berlangsung. Komentar tersebut disampaikan di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, menurut laporan Reuters.
Upaya Diplomatik
Presiden Trump mengindikasikan arah positif dalam hubungan tersebut, menunjukkan bahwa komunikasi langsung sedang berlangsung secara aktif. "Saya pikir kesepakatan akan tercapai," kata Trump. "Mereka ingin berbicara dengan kita. Mereka telah berbicara dengan kita, bahkan hari ini mereka telah berbicara dengan kita, dan hubungan tersebut sedang berkembang."
Namun, presiden menegaskan kembali posisi inti AS mengenai ambisi nuklir Teheran. "Tetapi kita tidak bisa membiarkan mereka - dan mereka memahami itu - kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir," tambahnya.
Potensi Dampak Pasar
AdPerkembangan geopolitik yang melibatkan Iran, produsen minyak utama, dipantau dengan cermat oleh pasar energi. Tanda-tanda de-eskalasi atau potensi resolusi diplomatik dapat meredakan kekhawatiran tentang gangguan pasokan di Timur Tengah, seringkali memberikan tekanan ke bawah pada harga minyak mentah dengan mengurangi premi risiko geopolitik.
Pada hari Selasa, harga minyak mentah berjangka diperdagangkan lebih rendah. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka turun sekitar 2,9%, sementara harga minyak mentah Brent berjangka turun sekitar 1,8%. Setiap potensi kesepakatan yang pada akhirnya dapat mencabut sanksi terhadap ekspor minyak Iran akan memiliki implikasi signifikan terhadap dinamika pasokan global.
Konteks Geopolitik
Pernyataan tersebut muncul di tengah ketegangan yang telah berlangsung lama antara Washington dan Teheran, terutama berpusat pada program nuklir Iran dan pengaruh regionalnya. Saluran diplomatik antara kedua negara telah tegang, dan setiap konfirmasi pembicaraan langsung merupakan perkembangan penting dalam hubungan internasional.