Story

Petinggi Demokrat di DPR AS Tolak Dukung Penjualan Bom Senilai $2,8 Miliar ke Israel

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 16, 20261 min read
Petinggi Demokrat di DPR AS Tolak Dukung Penjualan Bom Senilai $2,8 Miliar ke Israel
Text size
Background

Anggota Kongres AS Gregory Meeks, petinggi Partai Demokrat di Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menyatakan bahwa ia tidak akan mendukung penjualan bom seberat 2.000 pon kepada Israel. Sikap ini diambil karena adanya kekhawatiran bahwa amunisi tersebut tidak akan digunakan sesuai dengan hukum internasional.

Rincian Penjualan dan Latar Belakang

Menurut laporan Reuters yang mengutip seorang pejabat AS, pemerintahan Presiden Donald Trump berencana untuk menjual paket amunisi ke Israel senilai $2,8 miliar. Paket ini dilaporkan mencakup puluhan ribu bom seberat 2.000 pon yang memiliki daya hancur tinggi.

Penolakan dari Meeks menyoroti adanya perpecahan pandangan di dalam Kongres AS mengenai penjualan senjata ke sekutu-sekutunya. Pernyataan tersebut secara spesifik menggarisbawahi kekhawatiran atas potensi penggunaan amunisi dalam konflik yang dapat melanggar norma-norma hukum internasional.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Implikasi Politik

Penjualan senjata ke luar negeri di AS biasanya melalui proses peninjauan informal oleh para pemimpin komite kongres yang relevan. Meskipun penolakan dari seorang anggota parlemen senior seperti Meeks memiliki bobot politik yang signifikan, hal itu tidak secara otomatis menghentikan transaksi.

Menurut proses yang berlaku, keberatan Meeks saja tidak cukup untuk mencegah presiden melanjutkan penjualan tersebut. Namun, sikap ini dapat memicu perdebatan yang lebih luas di Kongres dan meningkatkan pengawasan publik terhadap transfer senjata tersebut.

Back to latest news

LATEST