Story
Indeks TA 35 Israel Turun 0,82% Terseret Sektor Keuangan dan Properti

Indeks saham acuan Israel, TA 35, mengakhiri sesi perdagangan hari Kamis dengan pelemahan sebesar 0,82%. Penurunan ini terutama didorong oleh kinerja negatif di sektor Perbankan, Keuangan, dan Real Estat, yang menekan sentimen pasar secara keseluruhan.
Rincian Kinerja Pasar
Di Bursa Efek Tel Aviv, sentimen bearish terlihat jelas dengan jumlah saham yang merugi melampaui yang menguat. Data penutupan pasar menunjukkan sebanyak 308 saham turun dibandingkan dengan 165 saham yang berhasil naik, sementara 84 saham lainnya tidak menunjukkan perubahan harga.
Tekanan jual terkonsentrasi pada sektor-sektor finansial yang menjadi penopang utama bursa. Pelemahan ini mengindikasikan kehati-hatian investor di tengah dinamika pasar saat ini.
Saham Penggerak Utama
Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham di sektor teknologi justru menunjukkan kinerja yang solid. Sebaliknya, beberapa saham unggulan lainnya mengalami tekanan jual yang signifikan.
Ad- Pencetak Keuntungan Teratas:
- Nova (TASE:NVMI): Naik 6,62% ke level 143.000,00.
- Tower Semiconductor Ltd (TASE:TSEM): Menguat 6,33% menjadi 68.350,00.
- Camtek Ltd (TASE:CAMT): Terapresiasi 5,57% ke posisi 43.600,00.
- Pencetak Kerugian Terbesar:
- Next Vision Stabilized Systems (TASE:NXSN): Anjlok 4,85% ke level 24.500,00.
- ICL Israel Chemicals Ltd (TASE:ICL): Turun 4,30% ke 1.468,00, sekaligus menyentuh level terendah dalam 52 minggu terakhir.
- Delek Group (TASE:DLEKG): Terkoreksi 3,80% menjadi 76.450,00.
Konteks Komoditas dan Valas
Di pasar komoditas, harga minyak mentah menunjukkan pelemahan. Minyak mentah WTI untuk pengiriman Agustus turun 1,65% menjadi $72,31 per barel, sementara minyak Brent untuk pengiriman September turun 1,35% ke $76,97 per barel. Sebaliknya, kontrak emas berjangka untuk bulan Agustus tercatat naik 1,25%.
Di pasar valuta asing, mata uang Shekel Israel (ILS) menunjukkan penguatan terhadap mata uang utama. Pasangan USD/ILS turun 0,65% ke 3,02, dan EUR/ILS melemah 0,49% ke 3,45.