Story

Patagonia Jadi Incaran Investor Pusat Data di Tengah Reformasi Ekonomi Argentina

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 7, 20263 min read
Patagonia Jadi Incaran Investor Pusat Data di Tengah Reformasi Ekonomi Argentina
Text size
Background

Perusahaan-perusahaan teknologi raksasa kini mengalihkan perhatian mereka ke Patagonia, wilayah terpencil di Argentina, sebagai lokasi potensial untuk membangun pusat data skala besar. Minat investor ini didorong oleh kombinasi unik antara suhu dingin, sumber energi terbarukan dan gas serpih yang melimpah, serta lahan luas yang tersedia.

Minat Investor Melonjak di Tengah Reformasi Ekonomi

Perhatian terhadap Argentina meningkat seiring dengan membaiknya kondisi makroekonomi di bawah Presiden Javier Milei, yang menjabat sejak Desember 2023. Kebijakan pro-investasi seperti rezim insentif RIGI, yang menawarkan keringanan pajak dan stabilitas peraturan, telah berhasil menarik investasi besar di sektor minyak dan pertambangan.

Upaya pemerintah untuk memperkuat hubungan dengan Washington dan secara aktif mempromosikan investasi juga menjadi faktor kunci. Pada Mei 2024, Milei bertemu dengan para pimpinan eksekutif OpenAI, Google, Apple, dan Meta untuk mendorong investasi di negaranya, termasuk di Patagonia.

"Dua tahun lalu, tidak ada yang akan membicarakan Argentina," kata Steve Sasse, wakil presiden untuk Amerika Latin di datacenterHawk, sebuah grup intelijen pasar, yang dikutip oleh Reuters. Perubahan ini menandakan pergeseran sentimen investor yang signifikan terhadap negara tersebut.

Keunggulan Patagonia: Energi, Iklim, dan Ruang

Patagonia menawarkan beberapa keunggulan strategis bagi operator pusat data. Iklimnya yang dingin secara alami dapat mengurangi biaya pendinginan server secara signifikan, yang merupakan salah satu komponen biaya operasional terbesar. Selain itu, wilayah ini memiliki akses ke sumber energi yang beragam.

  • Energi Melimpah: Wilayah ini dekat dengan Vaca Muerta, salah satu formasi gas serpih terbesar di dunia, serta memiliki potensi tenaga air dan angin yang besar.
  • Lahan Luas: Ketersediaan lahan yang luas memungkinkan pembangunan fasilitas skala besar tanpa kendala ruang.
  • Minim Penolakan Publik: Berbeda dengan di AS atau Eropa di mana proyek pusat data sering menghadapi penolakan karena beban pada jaringan listrik dan dampak lingkungan, di Argentina kesadaran dan penolakan publik terhadap isu ini masih rendah.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Proyek-Proyek Utama yang Sedang Dijajaki

Beberapa proyek besar telah diumumkan atau sedang dalam tahap penjajakan, meskipun sebagian besar belum mencapai keputusan investasi final. Di antara yang paling menonjol adalah:

  • Pampa Energia: Perusahaan listrik besar ini sedang menjajaki pembangunan pusat data di provinsi Neuquen yang akan mengonsumsi energi hingga 500 megawatt (MW) dari pembangkit listrik tenaga gas Loma de la Lata. Perusahaan menargetkan kesepakatan awal pada akhir 2026.
  • OpenAI dan Sur Energy: Pada Oktober lalu, OpenAI mengumumkan kemitraan dengan perusahaan lokal Sur Energy untuk pusat data bertenaga energi bersih senilai hingga $25 miliar dengan kapasitas mencapai 500 MW.
  • Green Capital: Perusahaan asal Polandia ini berencana membangun pusat data di provinsi Chubut, dengan tahap pertama sebesar 300 MW dan potensi ekspansi hingga 3.000 MW.

Tantangan Infrastruktur dan Ketidakpastian Politik

Meskipun memiliki potensi besar, Patagonia masih menghadapi tantangan signifikan terkait infrastruktur dan konektivitas. "Mengatakan Anda memiliki daya tidaklah cukup," ujar Hadassa Lutz, salah satu pendiri Cloud2Ground, sebuah firma penasihat pusat data AS, yang menggarisbawahi perlunya pembangunan infrastruktur pendukung.

Selain itu, beberapa investor mungkin menunggu hasil pemilihan presiden Argentina tahun 2027 untuk mendapatkan kepastian politik yang lebih besar. Para ahli memperingatkan untuk tidak menyamakan pengumuman dengan proyek yang sudah pasti berjalan. Meskipun minat investor tinggi, jalan menuju realisasi pusat data skala besar di Patagonia masih memerlukan investasi infrastruktur yang masif dan stabilitas politik jangka panjang.

Back to latest news

LATEST