Story

Bursa Taiwan Melemah, Indeks TWII Turun 0,26% ke Level Terendah 1 Bulan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 31, 20261 min read
Bursa Taiwan Melemah, Indeks TWII Turun 0,26% ke Level Terendah 1 Bulan

Summary

Indeks saham acuan Taiwan, Taiwan Weighted, ditutup melemah 0,26% pada perdagangan Jumat, tertekan oleh kerugian di sektor energi dan komputer. Pelemahan ini membawa indeks ke level terendah baru dalam satu bulan terakhir.

Text size
Background

Indeks saham acuan Taiwan ditutup lebih rendah pada perdagangan hari Jumat, dengan Taiwan Weighted Index (TWII) turun 0,26% dan mencapai level terendah baru dalam satu bulan. Menurut data dari Investing.com, pelemahan ini terutama didorong oleh kerugian di sektor Minyak, Gas & Listrik serta Komputer & Periferal.

Rincian Kinerja Pasar

Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Taiwan, tekanan jual pada sektor-sektor tertentu menjadi pemberat utama bagi pergerakan indeks secara keseluruhan. Meskipun demikian, beberapa emiten berhasil melawan tren pelemahan pasar.

Saham dengan kenaikan tertinggi pada sesi ini antara lain:

  • Holtek Semiconductor Inc (TW:6202): Naik 7,88%
  • United Microelectronics Corporation (TW:2303): Menguat 7,32%
  • Darwin Precisions Corp (TW:6120): Bertambah 6,90%

Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan tajam dan menjadi penekan utama indeks. Saham dengan kinerja terburuk meliputi:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Asmedia Technology Inc (TW:5269): Anjlok 10,00%
  • D-Link Corp (TW:2332): Turun 10,00%
  • Sino Horizon Holdings Ltd (TW:2923): Merosot 10,00%

Konteks Pasar Global

Pelemahan di pasar saham Taiwan terjadi bersamaan dengan tren negatif di pasar komoditas. Harga minyak mentah berjangka, baik WTI maupun Brent, tercatat mengalami penurunan. Kontrak emas berjangka juga dilaporkan bergerak lebih rendah.

Di pasar valuta asing, Dolar Taiwan (TWD) sedikit melemah terhadap Dolar AS, dengan pasangan mata uang USD/TWD naik tipis 0,02% ke level 32,42. Penguatan Dolar AS juga tercermin pada kenaikan Indeks Dolar AS Berjangka, yang mengindikasikan sentimen *risk-off* di kalangan investor.

Back to latest news

LATEST