Story

Bank Sentral Taiwan Intervensi Pasar Valas pada Juni, Cadangan Devisa Turun

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 11, 20261 min read
Bank Sentral Taiwan Intervensi Pasar Valas pada Juni, Cadangan Devisa Turun

Summary

Bank sentral Taiwan mengonfirmasi intervensi di pasar valuta asing pada bulan Juni, yang menyebabkan penurunan cadangan devisa menjadi $597,15 miliar di tengah penguatan dolar AS.

Text size
Background

Bank sentral Taiwan mengonfirmasi telah melakukan intervensi di pasar valuta asing (valas) pada bulan Juni, menurut pernyataan yang dirilis oleh otoritas moneter tersebut. Langkah ini merupakan salah satu faktor yang menyebabkan penurunan cadangan devisa negara itu.

Rincian Intervensi dan Cadangan Devisa

Menurut data bank sentral, cadangan devisa Taiwan turun menjadi $597,15 miliar pada akhir Juni. Pihak berwenang menyatakan bahwa penurunan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk keuntungan investasi, aktivitas intervensi, dan perubahan nilai tukar mata uang non-dolar terhadap dolar AS.

Sebagai konteks, bank sentral juga melaporkan bahwa total penjualan bersih valuta asing pada kuartal pertama tahun ini mencapai $12,593 miliar. Angka ini menunjukkan upaya berkelanjutan otoritas untuk menstabilkan pasar.

Faktor Pendorong dan Konteks Pasar

Eugene Tsai, kepala departemen valuta asing bank sentral, menjelaskan dalam sebuah pengarahan di Taipei bahwa penurunan cadangan devisa disebabkan oleh penjualan bersih yang dilakukan bank sentral pada bulan Juni. Selain itu, depresiasi mata uang non-AS yang relatif besar juga menjadi penyebab utamanya.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Tsai menambahkan bahwa pasar memandang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS pada bulan Juni sebagai pertemuan yang relatif *hawkish*. Sikap ini memperkuat dolar AS dan memengaruhi harga jual valuta asing di pasar.

Prospek Kebijakan The Fed

Menatap ke depan, Tsai berpendapat bahwa Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada bulan September. Proyeksi ini didasarkan pada meredanya inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja AS yang relatif moderat.

Ia juga menyatakan bahwa jika penguatan dolar AS mereda, para pelaku pasar mungkin akan lebih bersedia untuk menjual mata uang asing. Hal ini dapat mengurangi tekanan pada mata uang lokal dan pasar valas secara keseluruhan.

Back to latest news

LATEST