Story
SpaceXAI Meluncurkan Model AI Grok 4.5 untuk Pengodean dan Tugas Agentik

Summary
SpaceXAI telah meluncurkan model kecerdasan buatan terbarunya, Grok 4.5, yang dirancang khusus untuk tugas pengodean dan agentik. Model ini diklaim lebih cepat dan lebih murah dibandingkan dengan beberapa model pesaing di kelasnya.
SpaceXAI pada hari Rabu mengumumkan peluncuran model kecerdasan buatan (AI) Grok 4.5. Perusahaan menyebutnya sebagai penawaran paling cerdas hingga saat ini, yang dirancang secara spesifik untuk tugas pengodean dan tugas-tugas agentik (otonom).
Menurut perusahaan, Grok 4.5 dilatih menggunakan puluhan ribu unit pemrosesan grafis (GPU) Nvidia GB300 dengan fokus pada penyaringan data yang cermat, deduplikasi, dan penilaian kualitas. Agen pengodean AI populer, Cursor, yang kini bermitra dengan SpaceXAI, juga terlibat dalam proses pelatihan model ini.
Model Grok 4.5 telah tersedia melalui agen pengodean AI milik SpaceXAI, Grok Build, di dalam platform Cursor serta melalui konsol pengembang SpaceXAI menggunakan kunci API. Ketersediaan untuk wilayah Uni Eropa diperkirakan akan menyusul pada pertengahan Juli. Perusahaan menetapkan harga $2 per juta token masukan dan $6 per juta token keluaran.
AdCEO SpaceX, Elon Musk, dalam sebuah unggahan di platform X, menggambarkan model ini sebagai "model sekelas Opus, tetapi lebih cepat, lebih hemat token, dan berbiaya lebih rendah." Sebagai perbandingan, Claude Opus 4.8 dari Anthropic dihargai $5 per juta token masukan dan $25 per juta token keluaran, sementara GPT-5.6 Luna dari OpenAI dihargai $1 per juta token masukan dan $6 per juta token keluaran.
Peluncuran ini mengikuti akuisisi perusahaan rintisan AI milik Musk, xAI, oleh SpaceX pada bulan Februari, yang kemudian membentuk SpaceXAI. Langkah ini juga memperkuat posisi perusahaan di pasar alat AI perusahaan, terutama setelah SpaceX mengumumkan rencana akuisisi Anysphere, perusahaan di balik Cursor.