Story
Saham Solaris Melonjak Setelah Proyeksi Laba Dinaikkan Secara Signifikan

Summary
Saham Solaris Oilfield Infrastructure melonjak tajam setelah perusahaan menaikkan panduan EBITDA untuk sisa tahun 2026 dan awal 2027, mengutip kontribusi yang lebih kuat dari layanan kelistrikan dan akuisisi.
Saham Solaris Oilfield Infrastructure melonjak 6,3% dalam perdagangan pra-pembukaan setelah perusahaan merilis pembaruan panduan yang secara substansial menaikkan prospek labanya. Kenaikan ini didorong oleh fundamental perusahaan yang kuat, berlawanan dengan tren pasar saham AS yang lebih luas yang cenderung melemah.
Panduan Laba Dinaikkan Drastis
Dalam sebuah rilis sebelum pasar dibuka, perusahaan yang berbasis di Houston ini menaikkan panduan EBITDA yang disesuaikan (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) untuk beberapa kuartal ke depan. Langkah ini menunjukkan peningkatan visibilitas perusahaan terhadap basis pendapatan kontrak jangka panjangnya.
- Kuartal III 2026: Panduan dinaikkan menjadi $110 juta – $130 juta, dari sebelumnya $90 juta – $105 juta. Ini merupakan peningkatan 23% pada titik tengah rentang proyeksi.
- Kuartal IV 2026: Panduan dinaikkan lebih signifikan menjadi $145 juta – $180 juta, dari sebelumnya $100 juta – $120 juta, atau melonjak 48% pada titik tengah.
- Kuartal I 2027: Panduan awal ditetapkan pada rentang $200 juta – $240 juta.
Solaris mengaitkan revisi naik ini dengan kontribusi yang lebih kuat dari penawaran layanan kelistrikan dan kinerja dari bisnis yang baru diakuisisi. Peningkatan ini melanjutkan pola revisi ke atas yang konsisten sepanjang tahun 2026, di mana perusahaan telah melampaui dan menaikkan estimasi pada Kuartal I dan II.
AdImplikasi bagi Investor
Selain prospek laba yang lebih cerah, Solaris juga mengumumkan dividen tunai sebesar $0,12 per saham. Tanggal ex-dividen ditetapkan pada 15 September 2026, memberikan imbal hasil jangka pendek tambahan bagi para pemegang saham.
Kenaikan saham Solaris terjadi secara independen dari kondisi pasar secara umum. Pada saat yang sama, indeks S&P 500 turun 0,35%, Dow Jones melemah 0,82%, dan Nasdaq turun tipis 0,1%. Hal ini mengindikasikan bahwa investor merespons secara spesifik terhadap berita fundamental positif dari perusahaan, bukan karena sentimen pasar yang luas.