Story
Saham Arab Saudi Meraih Level Terendah 6 Bulan Akibat Pelemahan Sektor Secara Luas

Summary
Indeks Tadawul All Share Arab Saudi turun 0,46% ke titik terendah dalam enam bulan, tertekan oleh kerugian yang meluas di berbagai sektor termasuk energi, pertanian, dan pariwisata.
Indeks saham acuan Arab Saudi, Tadawul All Share, turun 0,46% pada penutupan perdagangan Kamis, mencapai titik terendah baru dalam enam bulan. Penurunan ini didorong oleh tekanan jual yang luas, dengan beberapa sektor utama berkontribusi pada kinerja negatif.
Detail Pasar
Sesi perdagangan hari itu menunjukkan penurunan yang jauh lebih besar daripada kenaikan di Bursa Efek Saudi. Menurut data pasar, 184 saham berakhir lebih rendah, sementara 131 mencatatkan kenaikan, dan 19 saham ditutup tidak berubah. Tekanan jual paling terasa di sektor Pertanian & Pangan, Energi & Utilitas, dan Hotel & Pariwisata.
Saham-saham dengan kinerja terburuk hari itu meliputi:
- Methanol Chemicals Company (2001), yang anjlok 9,49% menjadi 25,00, mencapai titik terendah sepanjang masa.
- Tabuk Agricultural Development Company (6040), yang turun 8,25% menjadi 38,28.
- Armah Sports Co (6022), yang turun sebesar 7,83% menjadi 61,25.
AdMeskipun pasar secara keseluruhan mengalami penurunan, beberapa perusahaan mencatatkan kenaikan yang signifikan. Raydan Food Company (6012) menjadi perusahaan dengan kinerja terbaik, naik 7,75%. Diikuti oleh Naseej International Trading Company (1213) dan Raoom Trading Company (4144), yang masing-masing naik 4,44% dan 4,34%.
Konteks Komoditas dan Mata Uang
Penurunan saham Saudi terjadi bahkan ketika harga energi, penggerak utama ekonomi kerajaan, naik. Kontrak November untuk minyak mentah naik 1,22% menjadi $91,52 per barel, sementara minyak Brent untuk pengiriman Desember naik 2,14% menjadi $100,13 per barel.
Di pasar mata uang, riyal Saudi tetap stabil terhadap dolar AS, dengan pasangan USD/SAR tidak berubah di 3,75. Indeks Dolar AS Berjangka, yang mengukur nilai dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,34%, menunjukkan penguatan dolar secara lebih luas.