Story

Bursa Jerman Menguat, Indeks DAX Ditutup Naik 1,33% Didorong Saham SAP

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 24, 20261 min read
Bursa Jerman Menguat, Indeks DAX Ditutup Naik 1,33% Didorong Saham SAP

Summary

Indeks acuan Jerman, DAX, berakhir lebih tinggi pada hari Jumat, didukung oleh lonjakan signifikan saham perangkat lunak SAP. Penguatan ini terjadi di tengah kenaikan indeks volatilitas ke level tertinggi dalam sebulan.

Text size
Background

Bursa saham Jerman membukukan kenaikan signifikan pada penutupan perdagangan hari Jumat, dengan indeks acuan DAX menguat sebesar 1,33%. Kinerja positif ini terutama didorong oleh reli di sektor perangkat lunak, transportasi & logistik, dan jasa keuangan, menurut data dari bursa Frankfurt.

Kinerja Indeks dan Saham

Selain DAX, indeks-indeks utama lainnya juga mencatatkan penguatan. Indeks MDAX yang berisi saham-saham berkapitalisasi menengah naik 0,70%, sementara indeks teknologi TecDAX memimpin kenaikan dengan lonjakan sebesar 1,84%.

Di antara komponen DAX, saham raksasa perangkat lunak SAP menjadi motor penggerak utama pasar:

  • SAP SE (SAPG): Melonjak 9,26% dan menjadi top performer.
  • Siemens Healthineers AG (SHLG): Menguat 3,03%.
  • Fresenius SE & Co KGAA (FREG): Naik 2,22%.

Di sisi lain, beberapa saham besar mengalami tekanan jual, membatasi kenaikan indeks yang lebih tinggi:

  • Volkswagen AG VZO (VOWG_p): Turun 2,03%.
  • Infineon Technologies AG (IFXGn): Melemah 1,65%.
  • Adidas AG (ADSGn): Terkoreksi 1,64%.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Sentimen Pasar dan Volatilitas

Sentimen pasar secara umum positif, tercermin dari jumlah saham yang naik (407) melampaui saham yang turun (247) di Bursa Efek Frankfurt. Sebanyak 30 saham lainnya ditutup tidak berubah.

Namun, sebuah catatan penting bagi investor adalah kenaikan tajam pada indeks volatilitas DAX. Indeks yang mengukur ekspektasi volatilitas pasar ini melonjak 18,59% ke level 20,75, menandai level tertinggi baru dalam satu bulan. Kenaikan ini mengindikasikan bahwa meskipun pasar ditutup menguat, para pelaku pasar mengantisipasi potensi gejolak harga yang lebih besar di masa mendatang.

Pergerakan di Pasar Komoditas

Di pasar komoditas, pergerakan harga menunjukkan divergensi. Kontrak berjangka emas untuk pengiriman Agustus terpantau naik, sementara harga minyak mentah mengalami tekanan jual yang signifikan. Minyak mentah WTI untuk pengiriman September turun sekitar 4,00%, dan kontrak Brent juga anjlok sekitar 4,58%.

Back to latest news

LATEST