Story

Indeks MOEX Rusia Stagnan di Tengah Pelemahan Mayoritas Saham

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 12, 20262 min read
Indeks MOEX Rusia Stagnan di Tengah Pelemahan Mayoritas Saham
Text size
Background

Indeks acuan pasar saham Rusia, MOEX, ditutup tanpa perubahan atau stagnan 0,00% pada penutupan perdagangan terakhir. Meskipun indeks utama tidak bergerak, sentimen pasar secara keseluruhan cenderung negatif dengan lebih banyak saham yang melemah daripada yang menguat, menandakan adanya tekanan jual yang signifikan di beberapa sektor.

Kinerja Pasar Saham

Data dari Bursa Efek Moskow menunjukkan bahwa saham-saham yang mengalami penurunan jumlahnya melampaui saham yang naik, dengan perbandingan 157 berbanding 69, sementara 18 saham lainnya tidak berubah. Situasi ini mengindikasikan bahwa kenaikan pada beberapa saham berkapitalisasi besar cukup untuk mengimbangi pelemahan yang lebih luas di pasar.

Indeks Volatilitas Rusia (RVI), yang mengukur ekspektasi volatilitas pada opsi Indeks MOEX, juga dilaporkan tidak berubah di level 46,01. Menurut Investing.com, level ini merupakan level tertinggi dalam enam bulan terakhir, yang mencerminkan meningkatnya ketidakpastian di kalangan investor.

Saham Penggerak Pasar

Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama indeks, dengan beberapa di antaranya jatuh ke rekor terendah.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Pelemahan Utama:
  • Polyus PJSC (PLZL): Saham produsen emas ini anjlok 4,92%, menyentuh level terendah dalam lima tahun.
  • AFK Sistema PJSC (AFKS): Konglomerat investasi ini turun 1,84%, juga ke level terendah dalam lima tahun.
  • Bank VTB PJSC (VTBR): Saham perbankan ini melemah 0,96% dan mencapai level terendah sepanjang masa.
  • Kenaikan Terbatas:
  • Moskovskiy Kreditnyi Bank (CBOM): Menjadi salah satu saham dengan kinerja terbaik, naik 2,35%.
  • Tatneft (TATN): Perusahaan minyak ini juga menopang indeks dengan kenaikan 0,56%.

Konteks Pasar Komoditas dan Valas

Pelemahan di pasar saham Rusia terjadi di tengah tren penurunan harga komoditas global. Kontrak berjangka Emas untuk pengiriman Agustus turun 0,65%, sementara minyak mentah WTI dan Brent masing-masing terkoreksi 0,93% dan 0,38%.

Di pasar valuta asing, mata uang rubel melemah terhadap mata uang utama. Nilai tukar USD/RUB naik 1,10% ke level 77,00, dan EUR/RUB menguat 0,95% menjadi 87,88. Pelemahan rubel ini sejalan dengan meningkatnya permintaan terhadap dolar AS, yang tercermin dari kenaikan Indeks Dolar AS sebesar 0,07%.

Back to latest news

LATEST