Story

Saham Rusia Melemah, Indeks MOEX Sentuh Level Terendah dalam Tiga Tahun

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20262 min read
Saham Rusia Melemah, Indeks MOEX Sentuh Level Terendah dalam Tiga Tahun
Text size
Background

Pasar saham Rusia mengakhiri sesi perdagangan dengan pelemahan tajam, mendorong Indeks MOEX Russia ke level terendah dalam tiga tahun terakhir. Data penutupan dari Bursa Efek Moskow menunjukkan sentimen negatif yang meluas, dengan jumlah saham yang merosot jauh melampaui yang berhasil menguat.

Kinerja Indeks dan Saham Unggulan

Pada penutupan perdagangan, Indeks MOEX tercatat turun signifikan, menandai level penutupan terendahnya sejak 2023. Tekanan jual terlihat jelas dengan 157 saham yang mengalami penurunan, berbanding hanya 69 saham yang naik dan 18 lainnya stagnan.

Kinerja terburuk dibukukan oleh beberapa saham berkapitalisasi besar, yang menyeret indeks secara keseluruhan. Saham-saham berikut menjadi pemberat utama:

  • Polyus PJSC (PLZL) anjlok 4,92%, jatuh ke level terendah dalam lima tahun.
  • AFK Sistema PJSC (AFKS) merosot 1,84%, juga mencapai titik terendah dalam lima tahun.
  • Bank VTB PJSC (VTBR) turun 0,96%, mencatatkan rekor terendah sepanjang masa.

Di sisi lain, beberapa saham berhasil melawan tren pelemahan. Moskovskiy Kreditnyi Bank PAO (CBOM) menjadi salah satu yang berkinerja terbaik dengan kenaikan 2,35%, diikuti oleh saham energi TATNEFT (TATN) yang naik tipis 0,56%.

Volatilitas Meningkat, Rubel Melemah

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sentimen investor yang memburuk tercermin pada Russian Volatility Index (RVI), yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi Indeks MOEX. Indeks ini dilaporkan mencapai level tertinggi dalam enam bulan, mengindikasikan meningkatnya ketidakpastian dan persepsi risiko di pasar.

Di pasar valuta asing, mata uang Rubel Rusia juga berada di bawah tekanan. Nilai tukar USD/RUB naik 1,10% menjadi 77,00, sementara EUR/RUB menguat 0,95% ke level 87,88, menunjukkan pelemahan Rubel terhadap Dolar AS dan Euro.

Konteks Pasar Komoditas

Pelemahan di pasar ekuitas Rusia terjadi bersamaan dengan koreksi pada harga komoditas global. Harga minyak mentah, salah satu pendorong utama ekonomi Rusia, bergerak lebih rendah. Kontrak minyak mentah WTI untuk pengiriman Agustus turun 0,93%, sementara minyak Brent untuk kontrak September terkoreksi 0,38%.

Selain itu, harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus juga mengalami penurunan sebesar 0,65%. Pergerakan negatif pada komoditas-komoditas kunci ini menambah tekanan pada aset-aset keuangan Rusia.

Back to latest news

LATEST