Story
Indeks MOEX Rusia Ditutup Melemah 1,21% Tertekan Sektor Energi dan Pertambangan

Indeks saham acuan Rusia ditutup di zona merah pada akhir perdagangan hari Minggu, dengan Indeks MOEX Rusia terkoreksi sebesar 1,21%. Pelemahan ini terutama didorong oleh kerugian yang signifikan di sektor pertambangan, minyak & gas, dan kelistrikan.
Rincian Kinerja Pasar
Tekanan jual yang luas membebani pasar, dengan sejumlah saham berkapitalisasi besar mencatatkan penurunan tajam. Kinerja ini menegaskan sentimen negatif yang didorong oleh pelemahan sektoral.
Saham-saham dengan kinerja terburuk pada sesi ini antara lain:
- OZON (MCX:OZON): Anjlok 4,54% ke level 2.531,50.
- AFK Sistema PJSC (MCX:AFKS): Turun 3,91% menjadi 7,38.
- Rostelekom PJSC (MCX:RTKM): Melemah 3,47% ke posisi 40,11.
Di sisi lain, beberapa saham berhasil melawan tren pelemahan pasar. Kinerja terbaik dibukukan oleh Moskovskiy Kreditnyi Bank PAO (MCX:CBOM) yang naik 2,32%, diikuti oleh Polyus PJSC (MCX:PLZL) yang menguat 1,87%.
AdPelemahan Komoditas dan Volatilitas
Pelemahan bursa saham Rusia sejalan dengan penurunan harga di pasar komoditas global, yang merupakan pendorong utama ekonomi negara tersebut. Harga minyak mentah untuk pengiriman Oktober jatuh 2,43% menjadi $99,99 per barel, sementara kontrak minyak Brent untuk November turun 2,94% ke level $104,47 per barel.
Sementara itu, Indeks Volatilitas Rusia (RVI), yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi Indeks MOEX, justru anjlok 10,76% ke level 32,10. Angka ini merupakan level terendah dalam satu bulan terakhir, yang mengindikasikan ekspektasi pasar terhadap gejolak harga di masa depan cenderung menurun meskipun terjadi koreksi harian.
Dampak pada Pasar Valuta Asing
Mata uang Rubel Rusia terpantau melemah terhadap Dolar AS. Pasangan mata uang USD/RUB naik 0,64% ke level 84,48. Sementara itu, pelemahan terhadap Euro lebih terbatas, dengan EUR/RUB hanya naik tipis 0,06% ke 97,52.