Story
Primark Pangkas Harga Hingga 29% Jelang Pemisahan dari AB Foods

Summary
Peritel fesyen Primark memangkas harga ratusan produk terlarisnya untuk mendongkrak penjualan di tengah lingkungan konsumen yang menantang, menjelang rencana pemisahan dari induk usahanya, Associated British Foods.
Peritel fesyen Primark pada hari Senin mengumumkan akan memangkas harga hingga 29% untuk ratusan produk terlarisnya. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperbaiki kinerja perdagangan menjelang rencana pemisahan (*demerger*) dari induk usahanya, Associated British Foods (AB Foods), pada tahun depan.
Detail Pemotongan Harga
Menurut pernyataan perusahaan yang dikutip oleh Reuters, harga yang lebih rendah ini akan mulai berlaku pada hari Senin di seluruh 19 pasar tempat Primark beroperasi. Pemotongan harga ini mencakup berbagai produk populer di kategori pakaian wanita, pria, dan anak-anak.
Beberapa contoh pemotongan harga yang diberikan meliputi:
- Set piyama *boyfriend supersoft* wanita turun dari £17 menjadi £13.
- Mantel *single breasted* wanita turun dari £26 menjadi £22.
- Kemeja luaran (*overshirt*) pria turun dari £25 menjadi £20.
Latar Belakang Kinerja Penjualan
AdLangkah strategis ini diambil setelah Primark melaporkan penurunan penjualan *like-for-like* sebesar 2,2% pada kuartal ketiga yang berakhir 20 Juni. Perusahaan menyebutkan bahwa penurunan ini disebabkan oleh "lingkungan konsumen yang menantang".
Menanggapi hal tersebut, Primark menyatakan akan meningkatkan investasi dalam berbagai inisiatif yang bertujuan untuk mendorong kembali pertumbuhan penjualan *like-for-like*. Pemotongan harga ini merupakan salah satu dari inisiatif tersebut.
Konteks Pemisahan dari AB Foods
Pada bulan April, Associated British Foods telah mengonfirmasi rencananya untuk melakukan *spin-off* atau memisahkan bisnis Primark dari bisnis pangannya. Proses pemisahan ini dijadwalkan akan selesai sebelum akhir tahun 2027.
Kebijakan pemotongan harga ini dinilai sebagai upaya untuk memperkuat posisi pasar dan kinerja keuangan Primark sebagai entitas yang mandiri di masa depan, sehingga lebih menarik bagi investor pasca-pemisahan.