Story

Pound sterling Bertahan di Dekat Level Tertinggi Beberapa Pekan Seiring Dolar yang Stabil

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 9, 20261 min read
Pound sterling Bertahan di Dekat Level Tertinggi Beberapa Pekan Seiring Dolar yang Stabil

Summary

Pound sterling diperdagangkan sedikit berubah pada hari Selasa, bertahan di dekat level terkuatnya dalam beberapa pekan karena dolar AS bergerak dalam rentang terbatas menjelang rilis risalah FOMC.

Text size
Background

Pound sterling diperdagangkan relatif stabil pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi dalam beberapa pekan. Pelemahan dolar AS yang terbatas, disebabkan oleh kalender data ekonomi AS yang sepi dan komentar hati-hati dari Federal Reserve, memberikan dukungan bagi mata uang Inggris.

Pada Selasa pagi waktu Eropa, pasangan GBP/USD sedikit turun ke level $1,3382, namun tetap berada di dekat level terkuatnya sejak pertengahan Juni. Sementara itu, EUR/USD juga mengalami sedikit pelemahan menjadi $1,1430. Pergerakan pasar yang terbatas ini terjadi menjelang rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dinantikan pada hari Rabu.

Analis pasar mencatat bahwa saat ini ada sedikit alasan bagi investor untuk menjual dolar. Menurut Francesco Pesole, ahli strategi valas di ING, pasar kemungkinan memerlukan narasi yang meyakinkan untuk menjual dolar yang memiliki imbal hasil tinggi. Ia berpendapat bahwa kecuali risalah FOMC memberikan kejutan yang bersifat "dovish" (cenderung longgar), narasi tersebut tidak akan muncul minggu ini.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Para pelaku pasar kini menantikan risalah FOMC untuk mendapatkan sinyal baru mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed. Sebelumnya, Gubernur Fed Christopher Waller berkomentar bahwa risiko terhadap prospek ekonomi telah bergeser ke sisi "hawkish" (cenderung ketat), namun pernyataan ini dinilai tidak memberikan banyak informasi baru bagi pasar.

Dari Inggris, satu-satunya rilis data domestik adalah indeks harga rumah dari Lloyds, yang menunjukkan kenaikan harga rata-rata sebesar 0,2% pada bulan Juni. Angka ini menghentikan pelemahan selama tiga bulan berturut-turut, dengan pertumbuhan tahunan sedikit meningkat menjadi 0,6%. Meskipun suku bunga KPR dilaporkan telah sedikit menurun dari puncaknya, keterjangkauan harga rumah masih menjadi tantangan.

Back to latest news

LATEST