Story
Poundsterling Bertahan di Dekat Level Tertinggi Multi-Minggu Jelang Rilis Risalah The Fed

Summary
Mata uang Inggris, Poundsterling, diperdagangkan stabil di dekat level puncaknya sejak pertengahan Juni, seiring Dolar AS yang bergerak dalam rentang terbatas menjelang rilis risalah rapat Federal Reserve.
Poundsterling diperdagangkan dengan sedikit perubahan pada hari Selasa, bertahan di dekat level tertinggi dalam beberapa minggu terhadap Dolar AS yang pergerakannya terbatas. Investor menahan diri dari posisi besar menjelang rilis risalah rapat Federal Reserve (FOMC) yang dijadwalkan pada hari Rabu, yang diharapkan dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan moneter AS.
Pergerakan Pasar Terkini
Berdasarkan data hingga pukul 10:30 GMT, pasangan mata uang GBP/USD sedikit melemah 0,04% ke level $1,3382. Level ini berada tepat di bawah puncak yang dicapai pada hari Senin dan mendekati level terkuatnya sejak pertengahan Juni. Sementara itu, pasangan EUR/USD juga turun tipis 0,10% menjadi $1,1430.
Kalender data ekonomi AS yang sepi pada hari Selasa membuat volatilitas pasar tetap rendah. Pergerakan pasar yang tenang ini mencerminkan sikap hati-hati para pelaku pasar menjelang data penting dari The Fed.
Dolar AS Menanti Katalis
Analis mencatat bahwa saat ini pasar membutuhkan narasi yang kuat untuk secara signifikan menjual (short) Dolar AS, mengingat imbal hasil yang tinggi membuatnya menarik untuk strategi *carry trade*. "Kami berpendapat bahwa pasar mungkin memerlukan narasi yang meyakinkan untuk menjual dolar dengan imbal hasil tinggi dalam lingkungan yang begitu menguntungkan untuk carry," kata Francesco Pesole, ahli strategi FX di ING, dalam sebuah catatan.
AdMenurut ING, narasi tersebut kemungkinan tidak akan muncul minggu ini kecuali risalah FOMC memberikan kejutan yang sangat *dovish* (cenderung longgar). Oleh karena itu, Indeks Dolar (DXY) diperkirakan dapat bertahan lebih dekat ke level 101,0 daripada 100,0. Komentar dari Gubernur The Fed Christopher Waller pada hari Senin, yang dinilai *hawkish*, juga dianggap tidak memberikan informasi baru yang signifikan bagi pasar.
Konteks Domestik dan Prospek
Dari Inggris, satu-satunya rilis data domestik adalah indeks harga rumah dari Lloyds. Data tersebut menunjukkan kenaikan harga rata-rata sebesar 0,2% pada bulan Juni, menghentikan pelemahan selama tiga bulan berturut-turut. Pertumbuhan tahunan juga sedikit meningkat menjadi 0,6% dari 0,5%.
"Suku bunga KPR telah menurun dari puncaknya baru-baru ini, memberikan sedikit dorongan bagi mereka yang mempertimbangkan untuk pindah," kata Amanda Bryden, kepala KPR di Lloyds. Namun, ia menambahkan bahwa keterjangkauan harga rumah tetap menjadi tantangan.
Ke depan, ING berpendapat bahwa kenaikan lebih lanjut pada Poundsterling mungkin akan lebih bergantung pada perkembangan di pasar obligasi pemerintah Inggris (gilt) daripada perubahan prospek suku bunga AS.