Story
Perpetual Menolak Tawaran Pengambilalihan 'Terbaik dan Terakhir' EQT Senilai A$22,50 Per Saham

Summary
Perusahaan jasa keuangan yang berbasis di Sydney itu mengatakan bahwa tawaran tunai yang direvisi dari kelompok ekuitas swasta tersebut meremehkan nilai perusahaan dan membawa risiko pelaksanaan yang tidak dapat diterima, yang secara efektif mengakhiri negosiasi.
Perpetual Limited yang berbasis di Sydney telah menolak tawaran pengambilalihan tunai yang direvisi dari perusahaan ekuitas swasta EQT AB, dengan menyatakan bahwa proposal A$22,50 per saham tersebut meremehkan nilai perusahaan dan tidak sesuai dengan kepentingan pemegang sahamnya.
Dalam pernyataan pada hari Senin, dewan direksi Perpetual mengumumkan telah menolak tawaran tersebut, yang diajukan oleh Windflower Pte. Limited, sebuah entitas yang menurut pemahaman perusahaan dikendalikan secara tidak langsung oleh EQT.
Detail Penolakan
Harga penawaran tidak berubah dari proposal sebelumnya yang diajukan oleh EQT pada 27 Juli, yang juga dianggap tidak memadai oleh dewan direksi Perpetual. Perusahaan menyebutkan kondisi dan asumsi yang melekat pada tawaran terbaru tersebut menciptakan "tingkat risiko pelaksanaan yang tidak dapat diterima."
Perpetual mengatakan bahwa meskipun proposal tersebut memungkinkan dividen hingga A$0,60 per saham untuk enam bulan yang berakhir pada 31 Desember tanpa mengurangi harga penawaran, perusahaan belum membuat keputusan mengenai pembayaran dividen. EQT sebelumnya menggambarkan tawarannya sebagai proposal terbaik dan terakhirnya karena tidak adanya tawaran pesaing.
AdAkhir Pembicaraan dan Fokus Strategis
Setelah penolakan tersebut, Perpetual menyatakan bahwa mereka sekarang menganggap diskusi dengan EQT telah berakhir. Keputusan ini menghilangkan tawaran pengambilalihan sebagai faktor bagi investor dan membuka jalan bagi inisiatif strategis perusahaan yang ada.
Perpetual menegaskan bahwa keputusan dewan direksi tidak akan memengaruhi rencana yang telah diumumkan sebelumnya untuk menjual bisnis Manajemen Kekayaan (Wealth Management). Perusahaan masih mengharapkan transaksi tersebut selesai pada kuartal keempat tahun 2026, setelah itu mereka memperkirakan akan memiliki posisi kas bersih. Perusahaan berencana untuk berkonsentrasi pada bisnis Corporate Trust dan Manajemen Aset yang tersisa.