Story
Wistron Buka Pabrik di Texas, Mulai Produksi Massal Superchip Nvidia GB300

Summary
Pemasok Nvidia asal Taiwan, Wistron, meresmikan pabrik pertamanya di AS dengan investasi $700 juta untuk memproduksi superchip AI canggih, termasuk GB300 Grace Blackwell, guna memperkuat rantai pasok domestik.
Wistron Corp, pemasok utama Nvidia asal Taiwan, pada hari Selasa meresmikan fasilitas manufaktur pertamanya di Amerika Serikat yang berlokasi di Fort Worth, Texas. Langkah strategis ini menandai ekspansi besar dalam produksi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) untuk memenuhi permintaan perangkat keras AI canggih yang terus meningkat.
Detail Investasi dan Produksi
Perusahaan mengumumkan telah memulai produksi massal untuk superchip canggih Nvidia di fasilitas baru tersebut. Peresmian pabrik ini dihadiri oleh Chairman Wistron, Simon Lin, dan CEO Nvidia, Jensen Huang.
- Investasi: Wistron menanamkan modal sebesar $700 juta untuk fasilitas ini.
- Produk Utama: Produksi massal Nvidia GB300 Grace Blackwell Ultra Superchip, yang pertama kali akan dibangun di Amerika Serikat.
- Rencana Masa Depan: Pabrik ini juga akan memproduksi superchip generasi berikutnya dari Nvidia, yaitu Vera Rubin.
Perkuat Rantai Pasok Domestik
Fasilitas di Texas ini dirancang untuk merakit dan menguji sistem AI Nvidia bagi pelanggan di Amerika Serikat. Menurut Wistron, langkah ini bertujuan untuk mempersingkat waktu pengiriman dan memperkuat ketahanan rantai pasok domestik.
AdPabrik ini akan berfungsi sebagai pusat utama dalam jaringan manufaktur AI global Wistron. Untuk mengoptimalkan operasional, fasilitas tersebut akan memanfaatkan teknologi komputasi terakselerasi, *digital twin*, dan model AI dari Nvidia.
Momentum Pembangunan Infrastruktur AI
Bagi para investor, pembukaan pabrik ini menggarisbawahi upaya berkelanjutan untuk melokalisasi rantai pasok semikonduktor dan komponen AI yang krusial di AS. Langkah ini dapat mengurangi risiko geopolitik dan logistik bagi perusahaan teknologi Amerika.
"Pembangunan infrastruktur terbesar dalam sejarah sedang berlangsung," kata CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan bahwa kemitraan ini akan membantu memulihkan kapasitas manufaktur canggih di Texas sekaligus mendukung permintaan "pabrik AI" yang terus meningkat.