Story
Margin Bensin Eropa Barat Laut Naik Seiring Mundurnya Harga Minyak Mentah

Margin penyulingan bensin di Eropa Barat Laut menguat signifikan pada hari Jumat, terdorong oleh mundurnya harga minyak mentah dari level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini memberikan sedikit kelegaan bagi para penyuling setelah lonjakan biaya input baru-baru ini.
Detail Kenaikan Margin
Berdasarkan data pasar, margin penyulingan bensin naik sebesar $1,81 dan ditutup pada level $32,67 per barel. Kenaikan ini terjadi setelah harga minyak mentah terkoreksi dari level $100 per barel yang sempat disentuh pada sesi sebelumnya untuk pertama kalinya sejak Mei.
Lonjakan harga minyak mentah sebelumnya dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pengiriman di Timur Tengah. Ketegangan geopolitik yang meningkat di wilayah tersebut telah menjadi faktor utama yang mendorong volatilitas di pasar energi global.
Konteks Geopolitik dan Dampak Pengiriman
Kekhawatiran pasar diperburuk oleh pengumuman kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran pada hari Senin mengenai blokade laut terhadap Arab Saudi. Langkah ini membuka front baru yang berpotensi meningkatkan ancaman terhadap pasokan energi dan rute perdagangan global di luar Teluk.
AdSebagai respons terhadap situasi keamanan di Laut Merah bagian selatan, perusahaan kapal tanker Torm menyatakan bahwa salah satu kapalnya, Torm Innovation, akan dialihkan untuk berlayar ke Asia melalui Terusan Suez. Keputusan ini menyoroti dampak nyata dari ketidakpastian regional terhadap operasi logistik maritim.
Aktivitas Perdagangan
Di pasar fisik, aktivitas perdagangan pada hari Jumat mencakup beberapa transaksi signifikan:
- Eurobob E5: Sebanyak 2.000 metrik ton diperdagangkan, dengan Sahara menjual kepada Gunvor.
- Eurobob E10: Total 4.000 metrik ton berpindah tangan, di mana Trafigura menjual kepada Varo.
- Di jendela Platts, Shell tercatat menjual satu tongkang E5 kepada Trafigura.