Story
North American Blue Energy Targetkan Peningkatan Produksi Minyak 150% pada 2028

North American Blue Energy Partners (NABEP), perusahaan pengeboran Venezuela yang didukung oleh pemerintahan Trump, berencana untuk meningkatkan produksi minyak mentahnya secara signifikan menjadi 500.000 barel per hari pada akhir tahun 2028. Target ini merupakan peningkatan sebesar 150% dari tingkat produksi saat ini yang berada di kisaran 200.000 barel per hari, demikian dilaporkan oleh Bloomberg News.
Rencana Ekspansi Agresif
Dalam sebuah email kepada Bloomberg News, perusahaan menyatakan bahwa peningkatan pasokan sejauh ini telah didanai melalui arus kas internal. NABEP menambahkan bahwa investasi dari pihak luar akan membantu mempercepat laju pertumbuhan perusahaan.
Perusahaan menyebutkan bahwa pertumbuhan ini didanai oleh "arus kas bebas yang signifikan" yang berasal dari sumur-sumur minyaknya di Venezuela. Kesepakatan dengan pemerintah AS disebut "hanya mempercepat lintasan" dari rencana pertumbuhan NABEP.
Latar Belakang Kesepakatan Bersejarah
NABEP sebelumnya telah memenangkan konsesi selama 100 tahun untuk melakukan pengeboran di 17 lapangan minyak di Venezuela. Lapangan-lapangan ini diperkirakan menyimpan cadangan terbukti sebesar 65 miliar barel.
AdKesepakatan ini, yang oleh pemerintahan Trump disebut sebagai "kesepakatan minyak terbesar dalam sejarah dunia," memberikan pemerintah AS saham ekuitas sebesar 35% dalam proyek tersebut. Perjanjian ini dicapai setelah pemerintahan Trump merasa frustrasi karena perusahaan-perusahaan raksasa internasional seperti ExxonMobil Holdings Corp. dan ConocoPhillips tidak bergerak cukup cepat untuk meningkatkan produksi.
Implikasi bagi Pasar Energi
Peningkatan produksi minyak Venezuela telah menjadi salah satu prioritas utama Presiden Donald Trump, terutama setelah meroketnya harga bensin dan solar akibat konflik Iran. Langkah NABEP untuk meningkatkan produksi secara masif sejalan dengan tujuan strategis ini untuk menambah pasokan ke pasar global.
Bagi investor, percepatan produksi ini dapat menandakan potensi peningkatan pasokan minyak mentah global dalam beberapa tahun mendatang, yang berpotensi memengaruhi dinamika harga energi. Kemampuan NABEP untuk menarik investasi eksternal akan menjadi faktor kunci dalam merealisasikan target ambisius ini.