Story
Pesanan Turbin Angin Melonjak, Saham Nordex Menguat Lebih dari 4%

Summary
Produsen turbin angin Jerman, Nordex, melaporkan lonjakan perolehan pesanan sebesar 32,2% pada kuartal kedua, didorong oleh permintaan kuat dari Amerika Serikat, Jerman, dan Turki, yang mendorong harga sahamnya naik.
Saham Nordex SE (NDXG) menguat lebih dari 4% pada perdagangan hari Kamis setelah produsen turbin angin asal Jerman tersebut melaporkan lonjakan signifikan dalam perolehan pesanan untuk kuartal kedua tahun 2026. Kinerja solid ini menyoroti permintaan yang kuat, terutama dari pasar Amerika Serikat.
Rincian Perolehan Pesanan Kuartal II
Perusahaan mengumumkan perolehan pesanan di Segmen Proyek, tidak termasuk bisnis jasa, mencapai 3.054 megawatt (MW) pada kuartal kedua 2026. Angka ini menandai peningkatan sebesar 32,2% dibandingkan dengan 2.310 MW yang tercatat pada periode yang sama tahun 2025.
Selama periode April hingga Juni, pelanggan memesan total 496 turbin angin untuk berbagai proyek di 10 negara. Menurut laporan perusahaan, harga jual rata-rata per megawatt (ASP) kapasitas tetap stabil di angka 0,97 juta euro, tidak berubah dari kuartal yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja Semester I dan Permintaan Kuat dari AS
Secara kumulatif untuk semester pertama 2026, total pesanan yang masuk mencapai 4.923 MW, naik 9,6% dari 4.492 MW pada paruh pertama 2025. ASP untuk semester pertama naik menjadi 0,95 juta euro per MW dari 0,92 juta euro tahun sebelumnya, yang menurut Nordex disebabkan oleh "efek cakupan proyek dan bauran regional".
AdPasar individu terkuat pada kuartal kedua adalah Jerman, Amerika Serikat, dan Turki. Permintaan dari AS menjadi sorotan utama, dengan kontribusi sekitar 800 MW.
"Dengan perolehan pesanan sekitar 800 megawatt di AS kuartal ini, kami telah mencapai tonggak penting," kata Jose Luis Blanco, Chief Executive Officer Nordex Group. "Ini mencerminkan kepercayaan yang diberikan pelanggan kepada kami dan kekuatan organisasi kami di pasar Amerika."
Konteks dan Implikasi Pasar
Laporan pesanan yang kuat ini memberikan sinyal positif bagi investor, menunjukkan momentum pertumbuhan yang sehat dan kemampuan perusahaan untuk mengamankan proyek-proyek besar di pasar-pasar utama. Keberhasilan di pasar AS secara khusus menandakan eksekusi strategi yang efektif di wilayah dengan potensi pertumbuhan energi terbarukan yang signifikan.
Nordex, yang telah memasang kapasitas tenaga angin lebih dari 64 gigawatt di lebih dari 40 pasar, membukukan penjualan konsolidasi sekitar 7,6 miliar euro pada tahun 2025. Laporan ini memperkuat posisi perusahaan di tengah transisi energi global.