Story
Saham Nexans Melonjak Setelah Laba Semester I Lampaui Ekspektasi dan Proyeksi Dinaikkan

Summary
Produsen kabel Nexans membukukan kenaikan saham signifikan setelah merilis kinerja keuangan semester pertama 2026 yang kuat dan menaikkan panduan profitabilitas untuk setahun penuh, menandakan kepercayaan diri manajemen.
Saham Nexans (NEXS) melonjak 5,9% menjadi €132,4 setelah perusahaan merilis hasil keuangan semester pertama 2026 yang melampaui ekspektasi analis dan menaikkan proyeksi profitabilitas setahun penuh. Rilis positif ini memicu sentimen beli yang kuat dari investor, mendorong saham naik dari harga pembukaan €129.
Kinerja Keuangan Lampaui Ekspektasi
Nexans melaporkan penjualan standar semester pertama mencapai €3,249 miliar, naik 5,0% secara tahunan. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi yang disesuaikan (Adjusted EBITDA) grup juga tumbuh 4,3% menjadi €387,7 juta, dengan margin 11,9%.
Angka-angka ini berada di atas konsensus analis dan memvalidasi strategi pertumbuhan profitabel yang dijalankan oleh manajemen. Kinerja yang solid ini didorong oleh permintaan yang kuat di segmen elektrifikasi.
Proyeksi Setahun Penuh Dinaikkan
Faktor utama yang menggerakkan pasar adalah revisi naik pada panduan keuangan perusahaan untuk setahun penuh 2026. Nexans kini menargetkan metrik keuangan yang lebih tinggi, mencerminkan optimisme terhadap prospek bisnisnya.
Ad- Adjusted EBITDA: Dinaikkan ke rentang €770 juta–€840 juta, dari sebelumnya €730 juta–€810 juta.
- Arus Kas Bebas: Dinaikkan ke rentang €235 juta–€325 juta, dari sebelumnya €210 juta–€310 juta.
Faktor Pendukung Tambahan
Kepercayaan investor juga didukung oleh beberapa perkembangan strategis. CEO Julien Hueber menyoroti perolehan kontrak baru untuk lini MI yang akan menjaga fasilitas manufaktur tetap beroperasi hingga pertengahan 2028, yang menambah visibilitas pendapatan.
Selain itu, keberhasilan penutupan akuisisi Republic Wire pada awal Juni memperluas jejak Nexans di Amerika Utara dan berkontribusi pada prospek yang lebih baik. Perusahaan mencatat *backlog* pesanan yang disesuaikan mencapai €7,7 miliar, memberikan landasan pendapatan yang kokoh untuk periode mendatang.