Story

Indeks MOEX Rusia Anjlok 2,83%, Sentuh Level Terendah 3 Tahun

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 17, 20261 min read
Indeks MOEX Rusia Anjlok 2,83%, Sentuh Level Terendah 3 Tahun

Summary

Indeks saham acuan Rusia, MOEX, ditutup anjlok 2,83% pada perdagangan Jumat, tertekan oleh kerugian di sektor minyak & gas dan pertambangan. Penurunan ini membawa indeks ke level terendah baru dalam tiga tahun di tengah meningkatnya volatilitas pasar.

Text size
Background

Indeks saham acuan Rusia, MOEX, ditutup anjlok tajam 2,83% pada perdagangan hari Jumat, mencapai level terendah baru dalam tiga tahun. Pelemahan signifikan ini dipicu oleh aksi jual yang meluas di sektor-sektor utama seperti Minyak & Gas, Pertambangan, dan Energi.

Rincian Kinerja Pasar

Di Bursa Efek Moskow, sentimen negatif mendominasi sesi perdagangan, dengan jumlah saham yang merosot melampaui yang menguat secara signifikan. Data penutupan menunjukkan 165 saham mengalami penurunan, sementara hanya 82 saham yang berhasil menguat dan 6 saham lainnya tidak berubah.

Penurunan ini mencerminkan tekanan jual yang kuat dan kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi dan sektor-sektor kunci yang menjadi tulang punggung pasar saham Rusia.

Saham Penggerak Pasar

Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama indeks. Saham maskapai penerbangan Aeroflot (MCX:AFLT) anjlok paling dalam, kehilangan 14,14% nilainya dan jatuh ke level terendah dalam tiga tahun.

Saham-saham lain yang mengalami kerugian besar antara lain:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Polyus PJSC (MCX:PLZL), perusahaan tambang emas, turun 8,07% ke level terendah lima tahun.
  • Gazprom PJSC (MCX:GAZP), raksasa energi, merosot 6,10% dan menyentuh level terendah sepanjang masa.

Di sisi lain, beberapa saham mampu melawan tren pelemahan. Bank VTB (MCX:VTBR) menjadi salah satu yang berkinerja terbaik dengan kenaikan 3,89%, diikuti oleh Transneft Pref (MCX:TRNF_p) yang naik 3,20%.

Volatilitas Meningkat, Komoditas Menguat

Kecemasan pasar tercermin pada Indeks Volatilitas Rusia (RVI), yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi Indeks MOEX. Indeks ini naik 2,48% menjadi 52,98, level tertinggi baru dalam 52 minggu, menandakan ketidakpastian yang meningkat di kalangan investor.

Menariknya, pelemahan pasar saham Rusia terjadi di tengah kenaikan harga komoditas. Kontrak berjangka minyak mentah Brent naik 4,63% menjadi $88,13 per barel, sementara emas berjangka juga menguat 0,77%. Di pasar valuta, rubel menunjukkan pergerakan yang beragam, melemah tipis terhadap euro namun menguat terhadap dolar AS.

Back to latest news

LATEST