Story

Indeks MOEX Rusia Anjlok 2,13%, Sentuh Level Terendah dalam Tiga Tahun

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 12, 20261 min read
Indeks MOEX Rusia Anjlok 2,13%, Sentuh Level Terendah dalam Tiga Tahun
Text size
Background

Indeks saham acuan Rusia, MOEX, anjlok 2,13% pada penutupan perdagangan hari Jumat, menyentuh level terendah baru dalam tiga tahun. Pelemahan signifikan ini terutama didorong oleh kerugian di sektor-sektor kunci seperti pertambangan, minyak dan gas, serta energi.

Tekanan dari Sektor Pertambangan dan Energi

Aksi jual melanda saham-saham di Bursa Efek Moskow, dengan 175 saham tercatat turun dibandingkan 65 saham yang berhasil menguat, sementara 10 saham lainnya tidak berubah. Saham-saham berkinerja terburuk datang dari sektor sumber daya alam, yang menjadi penekan utama indeks.

Di antara saham-saham yang mengalami penurunan tajam adalah:

  • Polyus PJSC (MCX:PLZL): Anjlok 10,79%, membawanya ke level terendah dalam lima tahun.
  • AK ALROSA PJSC (MCX:ALRS): Turun 3,23%, mencapai level terendah sepanjang masa.
  • Federal Hydro Generating Company RusHydro PJSC (MCX:HYDR): Melemah 2,76%, menyentuh level terendah dalam lima tahun.

Volatilitas Meningkat di Tengah Pelemahan Pasar

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sentimen investor yang memburuk tercermin pada Indeks Volatilitas Rusia (RVI), yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi Indeks MOEX. Indeks RVI tercatat naik 1,05% ke level 46,01, yang merupakan level tertinggi baru dalam enam bulan terakhir, menandakan meningkatnya kecemasan di pasar.

Meski pasar secara umum melemah, beberapa saham berhasil melawan tren. Saham Severstal PJSC (MCX:CHMF) naik 1,00%, PIK SHb PJSC (MCX:PIKK) menguat 0,72%, dan Magnit PJSC (MCX:MGNT) naik tipis 0,28%.

Imbas ke Pasar Komoditas dan Mata Uang

Pelemahan pasar saham Rusia juga sejalan dengan pergerakan negatif di pasar komoditas. Harga minyak mentah untuk pengiriman Agustus turun 0,79% menjadi $71,51 per barel, sementara kontrak minyak Brent untuk September turun 0,38% ke $76,01 per barel.

Nilai tukar Rubel juga mengalami depresiasi signifikan. Terhadap Dolar AS, Rubel melemah 1,52% ke level 77,31 (USD/RUB), dan terhadap Euro, Rubel turun 0,96% menjadi 87,87 (EUR/RUB), menunjukkan adanya tekanan jual pada aset-aset Rusia secara lebih luas.

Back to latest news

LATEST