Story
Indeks MOEX Rusia Ditutup Menguat 0,61% Didukung Sektor Energi dan Pertambangan

Indeks saham acuan Rusia, MOEX, ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan hari Senin, terangkat oleh kinerja solid di sektor-sektor utama yang padat sumber daya. Menurut data dari Bursa Efek Moskow, indeks mengakhiri sesi dengan kenaikan sebesar 0,61%.
Penguatan ini terutama didorong oleh sentimen positif di sektor Minyak & Gas, Pertambangan, dan Ketenagalistrikan. Kenaikan harga komoditas energi global tampaknya memberikan dorongan signifikan bagi saham-saham terkait.
Rincian Kinerja Pasar
Secara keseluruhan, sentimen pasar cenderung positif. Data bursa menunjukkan bahwa jumlah saham yang menguat melampaui saham yang melemah, dengan 142 saham naik berbanding 99 saham yang turun, sementara 14 saham lainnya tidak berubah.
Indeks Volatilitas Rusia (RVI), yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi pada Indeks MOEX, tercatat turun 1,93% ke level 37,10. Penurunan pada indeks volatilitas ini umumnya mengindikasikan berkurangnya kekhawatiran investor terhadap pergerakan harga yang ekstrem di masa mendatang.
Saham Penggerak Utama
AdBeberapa saham menjadi motor penggerak utama indeks pada sesi perdagangan kali ini, terutama dari sektor energi dan kelistrikan.
- Saham Berkinerja Terbaik:
- ROSSETI PJSC (FEES): Melonjak 4,47% ke level 0,05.
- Rosneft PJSC (ROSN): Menguat 3,73% menjadi 333,95.
- AFK Sistema PJSC (AFKS): Naik 2,09% dan ditutup pada 7,90.
- Saham Berkinerja Terlemah:
- PhosAgro PJSC (PHOR): Terkoreksi 4,41% ke level 5.567,00.
- PIK SHb PJSC (PIKK): Melemah 2,25% menjadi 539,80.
- Polyus PJSC (PLZL): Turun 1,31% ke 991,00.
Konteks Komoditas dan Mata Uang
Kinerja pasar saham Rusia sejalan dengan pergerakan di pasar komoditas. Harga minyak mentah global tercatat naik, di mana kontrak berjangka minyak mentah WTI untuk pengiriman Oktober naik 1,33% menjadi $92,70 per barel, dan kontrak minyak Brent untuk pengiriman November naik 1,07% ke $97,31 per barel.
Di sisi lain, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember mengalami sedikit penurunan. Sementara itu, di pasar valuta asing, nilai tukar Rubel terpantau stabil terhadap mata uang utama, dengan pasangan USD/RUB dan EUR/RUB tidak menunjukkan perubahan signifikan.