Story
Indeks MOEX Rusia Stagnan di Level Terendah 3 Tahun, Saham Mayoritas Melemah

Indeks MOEX Rusia ditutup stagnan pada akhir perdagangan, namun mencapai level terendah baru dalam tiga tahun terakhir. Meskipun indeks acuan tidak berubah, sentimen pasar secara keseluruhan negatif dengan lebih banyak saham yang mengalami penurunan daripada kenaikan.
Pergerakan Indeks dan Saham Utama
Pada penutupan di Bursa Moskow, Indeks MOEX Rusia tercatat 0,00%, menurut data dari Investing.com. Namun, pelemahan pasar yang lebih luas terlihat jelas dari jumlah saham yang turun sebanyak 157, jauh melampaui 69 saham yang berhasil menguat, sementara 18 lainnya tidak berubah.
Tekanan jual sangat terasa pada beberapa saham unggulan, yang anjlok ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir:
- Polyus PJSC (PLZL) anjlok 4,92%, mencapai level terendah dalam 5 tahun.
- AFK Sistema PJSC (AFKS) merosot 1,84%, juga ke level terendah 5 tahun.
- Bank VTB PJSC (VTBR) turun 0,96%, mencatat rekor terendah sepanjang masa (*all-time low*).
AdDi sisi lain, beberapa saham yang menahan indeks dari kejatuhan lebih dalam adalah Moskovskiy Kreditnyi Bank PAO (CBOM) yang naik 2,62%, serta saham TATNEFT (TATN) dan saham preferennya (TATN_p) yang juga mencatatkan kenaikan.
Volatilitas dan Mata Uang Melemah
Sentimen investor yang berhati-hati tercermin pada Indeks Volatilitas Rusia (RVI), yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi Indeks MOEX. Indeks RVI tidak berubah namun berada di level 46,01, level tertinggi baru dalam enam bulan, yang menandakan meningkatnya persepsi risiko di pasar.
Di pasar valuta asing, rubel Rusia melemah terhadap mata uang utama. Pasangan USD/RUB naik 1,10% menjadi 77,00, sementara EUR/RUB menguat 0,95% ke level 87,88. Pelemahan mata uang ini terjadi bersamaan dengan penurunan harga komoditas, di mana minyak mentah Brent dan WTI serta emas berjangka juga diperdagangkan lebih rendah.