Story

Indeks S&P/BMV IPC Meksiko Ditutup Menguat 0,46% Didukung Sektor Konsumer

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 14, 20261 min read
Indeks S&P/BMV IPC Meksiko Ditutup Menguat 0,46% Didukung Sektor Konsumer
Text size
Background

Bursa saham Meksiko mencatatkan kinerja positif pada penutupan perdagangan Senin, dengan indeks acuan S&P/BMV IPC berhasil menguat sebesar 0,46%. Penguatan ini terutama didorong oleh sentimen positif di sektor-sektor kunci yang menopang laju indeks.

Kinerja Indeks dan Sektor Pendorong

Menurut data dari bursa, kenaikan indeks ditopang oleh kinerja solid di sektor Industri, Barang & Jasa Konsumen, serta Kebutuhan Pokok. Sentimen pasar secara keseluruhan cenderung positif, yang tercermin dari jumlah saham yang naik sebanyak 137, melampaui 92 saham yang mengalami penurunan, sementara 20 saham lainnya ditutup stagnan.

Saham Penggerak Utama

Beberapa emiten berkapitalisasi besar menjadi motor utama penguatan indeks pada sesi kali ini. Saham-saham dengan kinerja terbaik di antaranya adalah:

  • Fomento Economico Mexicano UBD (BMV:FEMSAUBD), yang melonjak 5,03% ke level 207,94.
  • Coca-Cola Femsa SAB de CV (BMV:KOFUBL), yang naik 2,54% menjadi 191,98.
  • America Movil SAB de CV M (BMV:AMXB), yang menguat 2,48% ke posisi 19,82.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Di sisi lain, beberapa saham yang menjadi pemberat indeks adalah Becle SA (BMV:CUERVO) yang turun 2,64%, Grupo Mexico, S.A.B. De C.V. (BMV:GMEXICOB) yang melemah 2,23%, dan Industrias Penoles Sab De CV (BMV:PEOLES) yang terkoreksi 1,72%.

Konteks Pasar Komoditas dan Valas

Di pasar komoditas, pergerakan harga terpantau beragam. Harga minyak mentah WTI untuk pengiriman Oktober naik 1,84% menjadi $101,89 per barel, sementara kontrak minyak Brent November turun tipis 0,11%. Sebaliknya, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember mengalami penurunan 1,56% menjadi $4.340,00 per troy ounce.

Dari pasar valuta asing, pasangan mata uang USD/MXN terpantau relatif stabil di level 17,13. Pergerakan ini terjadi di tengah menguatnya Indeks Dolar AS sebesar 0,36% yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Back to latest news

LATEST