Story

Saham Meta Melonjak Berkat Peluncuran Model AI Berbayar dan Kemajuan Chip Internal

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 10, 20262 min read
Saham Meta Melonjak Berkat Peluncuran Model AI Berbayar dan Kemajuan Chip Internal

Summary

Saham Meta Platforms melonjak didorong oleh peluncuran model AI berbayar Muse Spark 1.1 dan kemajuan signifikan dalam produksi chip AI internalnya, yang meredakan kekhawatiran investor mengenai belanja modal perusahaan.

Text size
Background

Saham Meta Platforms (META) melonjak 3,8% dalam perdagangan pra-pembukaan setelah serangkaian pengumuman positif terkait kecerdasan buatan (AI) yang memperkuat prospek monetisasi perusahaan. Perkembangan ini memberikan sinyal jelas kepada investor bahwa belanja modal masif perusahaan di bidang AI mulai membuahkan hasil komersial yang nyata.

Katalis Utama: Monetisasi AI dan Kemandirian Chip

Pendorong utama optimisme pasar adalah peluncuran Muse Spark 1.1 pada 9 Juli, yang disebut sebagai model AI tercanggih Meta hingga saat ini. Model ini menargetkan pasar *agentic* dan *coding* yang berkembang pesat, menempatkan Meta dalam persaingan langsung dengan OpenAI dan Anthropic. Chief AI Officer Alexandr Wang menggambarkannya sebagai "model terkuat perusahaan untuk pekerjaan *agentic* dan *coding*."

Langkah ini menandai pergeseran strategis yang signifikan, karena Meta kini akan mewajibkan pengembang untuk membayar akses ke model AI barunya. Hal ini menciptakan aliran pendapatan langsung dari investasi AI, sebuah langkah yang telah lama dinantikan oleh para investor.

Selain itu, Meta dilaporkan akan memulai produksi chip AI internalnya yang diberi nama kode "Iris" pada bulan September, menurut sebuah memo internal yang ditinjau oleh Reuters. Proyek ini, yang merupakan bagian dari inisiatif MTIA (Meta Training and Inference Accelerator), bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada GPU dari Nvidia dan AMD. Meta bekerja sama dengan Broadcom untuk desain dan TSMC untuk produksi.

Keyakinan investor juga didukung oleh investasi $9,1 miliar untuk membangun pusat data AI pertama di Kanada, yang akan menjadi yang terbesar di luar Amerika Serikat. Perkembangan ini secara kolektif meredakan kekhawatiran tentang pengembalian atas program belanja modal Meta yang besar.

Tekanan Regulasi dan Geopolitik

Sample IUX Markets – In-articleAd

Meskipun ada optimisme yang didorong oleh AI, Meta menghadapi beberapa tantangan. Komisi Eropa mengeluarkan temuan awal bahwa Meta melanggar Digital Services Act (DSA) melalui fitur desain yang membuat ketagihan di Instagram dan Facebook. Pelanggaran ini dapat mengakibatkan denda potensial hingga €11 miliar.

Secara terpisah, Tencent dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk menjadi pemegang saham terbesar di startup AI Tiongkok, Manus. Langkah ini dilakukan setelah Beijing memerintahkan agar akuisisi Meta terhadap Manus dibatalkan, dengan para pihak mendiskusikan pembatalan kesepakatan pada valuasi $2 miliar yang sama.

Konteks Pasar dan Prospek ke Depan

Kenaikan saham Meta terjadi di tengah latar belakang pasar yang konstruktif, dengan indeks Nasdaq naik +1,3% pada sesi sebelumnya. Kini, perhatian investor beralih ke laporan pendapatan kuartal kedua Meta yang dijadwalkan pada 29 Juli.

Analis Wall Street memperkirakan laba per saham (EPS) sebesar $7,18 dan pendapatan diproyeksikan meningkat menjadi $60,22 miliar dari $47,52 miliar pada tahun sebelumnya. Laporan ini akan menjadi ujian penting untuk menentukan apakah antusiasme pasar saat ini dapat dipertahankan.

Back to latest news

LATEST