Story

Saham Liberty Energy Menguat Berkat Aliansi Pusat Data dengan SLB

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 14, 20262 min read
Saham Liberty Energy Menguat Berkat Aliansi Pusat Data dengan SLB

Summary

Liberty Energy dan SLB mengumumkan kemitraan strategis untuk menyediakan infrastruktur dan solusi daya bagi pusat data, merespons lonjakan permintaan dari sektor AI. Saham kedua perusahaan bereaksi positif terhadap berita ini.

Text size
Background

Saham Liberty Energy Inc. (LBRT) menguat sekitar 3% dalam perdagangan pra-pasar pada hari Selasa menyusul pengumuman kemitraan strategis dengan SLB untuk menyediakan infrastruktur pusat data dan solusi pembangkit listrik. Aliansi ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan energi yang semakin kompleks seiring dengan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Detail Kemitraan Strategis

Kolaborasi ini akan menggabungkan keahlian kedua perusahaan untuk menghadirkan solusi terintegrasi bagi proyek-proyek pusat data baru di seluruh dunia. Kemitraan ini dirancang untuk mempercepat penyebaran kapasitas pusat data yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan AI.

Menurut pengumuman tersebut, pembagian peran dalam aliansi ini adalah sebagai berikut:

  • SLB: Akan menyediakan solusi infrastruktur modular, kemampuan eksekusi proyek, dan jangkauan pasar global.
  • Liberty Energy: Akan menyumbangkan sistem pembangkit listrik modular, kontrol daya cerdas *behind-the-meter*, dan keahlian operasional.

Merespons Kebutuhan Energi AI

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kemitraan ini dibentuk untuk mengatasi tantangan energi yang dihadapi oleh pengembang pusat data. Banyak pengembang kini mencari solusi daya *behind-the-meter*, yang dapat diimplementasikan tanpa bergantung pada koneksi jaringan listrik tradisional, untuk mempercepat waktu pembangunan.

"Hambatan dalam infrastruktur AI bukan lagi hanya soal komputasi. Ini adalah tentang kemampuan untuk menyediakan infrastruktur dan daya sesuai jadwal yang kini dituntut oleh pasar," kata Gavin Rennick, presiden bisnis Energi Baru dan Industri SLB. Ron Gusek, CEO Liberty Energy, menambahkan bahwa "skala dan kompleksitas infrastruktur energi AI secara fundamental mengubah cara sistem tenaga listrik dibangun dan diterapkan."

Proyeksi dan Dampak Pasar

Selain kenaikan saham Liberty, saham SLB juga tercatat naik 0,8% di pra-pasar setelah berita ini dirilis. Kemitraan ini didukung oleh rekam jejak yang solid dari kedua perusahaan. Sejak April 2024, SLB telah mengirimkan lebih dari 1,3 gigawatt infrastruktur modular untuk proyek pusat data dan menargetkan pengiriman kumulatif melebihi 2 gigawatt secara global pada akhir tahun.

Sementara itu, Liberty berencana untuk menerapkan proyek pembangkit listrik dengan total kapasitas sekitar 3 gigawatt pada tahun 2029. Kedua perusahaan juga berencana untuk berkolaborasi lebih lanjut dalam teknologi untuk sistem tenaga hibrida, manajemen energi digital, dan arsitektur daya canggih.

Back to latest news

LATEST