Story

Penasihat Tak Resmi Trump untuk Venezuela Mundur di Tengah Kontroversi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 31, 20262 min read
Penasihat Tak Resmi Trump untuk Venezuela Mundur di Tengah Kontroversi

Summary

Mauricio Claver-Carone, penasihat berpengaruh namun tidak resmi yang membentuk kebijakan AS dan kesepakatan bisnis di Venezuela, telah meninggalkan perannya di tengah laporan adanya gesekan internal.

Text size
Background

Mauricio Claver-Carone, seorang pengusaha yang menjadi penasihat tidak resmi yang sangat berpengaruh dalam membentuk kebijakan pemerintahan Trump terhadap Venezuela, telah mengakhiri perannya. Dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, ia mengatakan kepergiannya bersifat sukarela, meskipun beberapa sumber yang mengetahui masalah ini menyatakan bahwa ia dipaksa keluar.

Peran dan Pengaruh Signifikan

Meskipun tidak memegang posisi resmi di pemerintahan, Claver-Carone digambarkan oleh para pejabat dan sumber bisnis sebagai sosok yang perannya setara dengan seorang "raja muda" (*viceroy*), yang melapor langsung kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Ia memegang pengaruh besar atas keputusan-keputusan yang berpotensi bernilai miliaran dolar, terutama setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro dalam serangan AS pada 3 Januari, menurut laporan tersebut.

Pengaruhnya terbukti dalam beberapa kesepakatan kunci, antara lain:

  • Membantu perusahaan AS Centerview Partners mendapatkan kontrak senilai lebih dari $150 juta untuk merestrukturisasi utang Venezuela sebesar ~$200 miliar tanpa proses lelang yang kompetitif.
  • Terlibat dalam negosiasi kesepakatan minyak dan mengatur pembicaraan antara pemerintah Venezuela yang baru dengan para pemimpin oposisi.

"Saya pensiun dari urusan Venezuela," kata Claver-Carone, seraya menambahkan bahwa ia merasa terhormat telah memberikan nasihat sebagai warga negara biasa untuk memastikan keberhasilan kebijakan Presiden Trump.

Latar Belakang Gesekan Internal

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kepergian Claver-Carone terjadi di tengah laporan adanya ketidaknyamanan di dalam pemerintahan Trump dan di kalangan investor. Beberapa sekutu Trump mempertanyakan kelayakannya sebagai warga negara biasa yang mengendalikan dana ekuitas swasta untuk mengawasi perolehan aset-aset Venezuela oleh perusahaan-perusahaan AS. Claver-Carone menyatakan bahwa baik dirinya maupun dananya tidak memiliki kepentingan finansial di Venezuela.

Menurut beberapa sumber yang dikutip Reuters, keterlibatannya yang kuat dalam kesepakatan bisnis di Caracas telah menimbulkan gesekan di Departemen Luar Negeri. Richard Grenell, mantan utusan khusus untuk Venezuela, dilaporkan telah menyuarakan keprihatinannya mengenai pengaruh Claver-Carone langsung kepada Presiden Trump pada awal Juli.

Implikasi bagi Kebijakan AS

Masih belum jelas seberapa besar perubahan kebijakan AS terhadap Venezuela setelah kepergian Claver-Carone. Ia adalah salah satu arsitek kebijakan sanksi terhadap negara OPEC tersebut pada masa jabatan pertama Trump. Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa Claver-Carone adalah seorang warga negara biasa dan menyangkal bahwa ia dipaksa keluar dari peran formal apa pun.

Caleb Orr, Asisten Menteri Luar Negeri untuk Urusan Ekonomi, Energi, dan Bisnis, yang dilaporkan bekerja sama erat dengan Claver-Carone, akan tetap menjadi pengambil keputusan utama. Hal ini mengisyaratkan bahwa mungkin ada kesinambungan dalam pendekatan AS terhadap sektor energi dan restrukturisasi utang Venezuela.

Back to latest news

LATEST