Story

Bursa Italia Menguat, Indeks FTSE MIB Ditutup Naik 1,27% Didorong Sektor Teknologi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 30, 20261 min read
Bursa Italia Menguat, Indeks FTSE MIB Ditutup Naik 1,27% Didorong Sektor Teknologi

Summary

Indeks acuan saham Italia, FTSE MIB, mengakhiri perdagangan Kamis dengan kenaikan signifikan sebesar 1,27%, ditopang oleh kinerja positif dari sektor teknologi, industri, dan keuangan.

Text size
Background

Bursa saham Italia ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan hari Kamis, dengan indeks acuan Investing.com Italy 40 (FTSE MIB) berhasil membukukan kenaikan sebesar 1,27%. Penguatan ini terutama didorong oleh kinerja solid di sektor Teknologi, Industri, dan Keuangan, menurut data dari Investing.com.

Rincian Kinerja Pasar

Sentimen pasar di Bursa Efek Milan menunjukkan kondisi yang cukup seimbang meskipun indeks utama menguat. Data menunjukkan bahwa jumlah saham yang mengalami kenaikan mencapai 369, sedikit melampaui 361 saham yang melemah, sementara 51 saham lainnya ditutup stagnan tanpa perubahan harga.

Kenaikan indeks terjadi di tengah dinamika pasar komoditas dan valuta asing. Di pasar energi, harga minyak mentah menunjukkan pelemahan, sementara logam mulia seperti emas mengalami kenaikan yang signifikan.

Saham Penggerak Utama

Beberapa saham menjadi motor utama penguatan indeks FTSE MIB pada sesi perdagangan kali ini, terutama dari sektor teknologi dan industri.

Saham Berkinerja Terbaik

  • STMicroelectronics (BIT:STMMI): Melonjak 6,35% dan ditutup pada harga 45,64.
  • Prysmian SpA (BIT:PRY): Naik 4,49% ke level 119,85.
  • Azimut Holding SpA (BIT:AZMT): Menguat 3,92% dan berakhir di harga 36,58.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Saham Berkinerja Terlemah

Di sisi lain, beberapa saham berkapitalisasi besar menekan laju indeks dan menjadi pemberat utama.

  • Stellantis NV (BIT:STLAM): Terkoreksi 4,31% dan ditutup pada 5,06.
  • Amplifon (BIT:AMPF): Turun 3,11% ke level 11,23.
  • DiaSorin SpA (BIT:DIAS): Melemah 2,68% dan berakhir di harga 68,96.

Konteks Pasar Global

Di pasar komoditas, harga minyak mentah WTI untuk pengiriman September turun 0,34% menjadi $84,17 per barel, dan minyak Brent untuk pengiriman Oktober turun 1,08% menjadi $87,14 per barel. Sebaliknya, kontrak berjangka emas untuk bulan Agustus naik tajam sebesar 1,82% menjadi $4.109,80 per troy ounce.

Di pasar valuta asing, pasangan mata uang EUR/USD menguat 0,51% ke level 1,15, mengindikasikan penguatan Euro terhadap Dolar AS. Pelemahan Dolar juga tecermin pada Indeks Dolar AS Berjangka yang turun 0,88% ke posisi 99,84.

Back to latest news

LATEST