Story
IHSG Melemah Tipis 0,14% pada Penutupan Rabu, Sektor Infrastruktur dan Keuangan Jadi Pemberat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan hari Rabu, tertekan oleh koreksi di sejumlah sektor utama. Menurut data penutupan Bursa Efek Indonesia, IHSG terkoreksi sebesar 0,14%.
Rangkuman Pasar Rabu
Pelemahan indeks pada penutupan sesi hari Rabu (16/9) dipimpin oleh kerugian di sektor Infrastruktur, Keuangan, dan Agrikultur. Sentimen pasar secara keseluruhan cenderung negatif, yang tercermin dari jumlah saham yang mengalami penurunan dibandingkan yang menguat.
Data bursa menunjukkan sebanyak 417 saham melemah, sementara hanya 229 saham yang berhasil menguat dan 183 saham lainnya ditutup stagnan atau tidak berubah dari harga penutupan sebelumnya.
Saham Penggerak Utama
Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham mencatatkan kinerja yang kontras. Saham dengan kenaikan tertinggi (_top gainers_) pada sesi ini antara lain:
- Magna Finance Tbk (MGNA), yang meroket 34,46% ke level 199,00.
- Pt Pakuan Tbk (UANG), yang naik 24,93% menjadi 4.210,00.
- Satu Visi Putra PT Tbk (VISI), yang menguat 24,88% ke 1.280,00, sekaligus mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa (_all-time high_).
AdSementara itu, saham yang menjadi pemberat utama indeks (_top losers_) adalah:
- Satria Antaran Prima Tbk PT (SAPX), yang anjlok 14,88% ke posisi 366,00.
- Danasupra Erapacific Tbk (DEFI), turun 14,39% menjadi 119,00.
- Sat Nusapersada Tbk (PTSN), terkoreksi 13,33% ke level 416,00.
Konteks Komoditas dan Valuta Asing
Pergerakan IHSG terjadi di tengah dinamika pasar komoditas dan valuta asing. Di pasar komoditas, harga minyak mentah untuk pengiriman Oktober turun 1,27% menjadi $104,49 per barel, sementara kontrak Emas berjangka untuk pengiriman Desember justru naik 0,95% ke level $4.374,17 per troy ounce.
Dari pasar valas, nilai tukar Rupiah terpantau sedikit melemah terhadap dolar AS. Pasangan USD/IDR tercatat naik 0,01% ke level 17.667,90.