Story
IHSG Menguat 0,67% ke Level Tertinggi 1 Bulan, Sektor Infrastruktur Memimpin

Summary
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan Senin, terangkat oleh kinerja positif sektor infrastruktur, keuangan, dan pertanian. Penguatan ini membawa indeks ke level penutupan tertinggi dalam sebulan terakhir.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,67% pada akhir perdagangan Senin, mencapai level tertinggi baru dalam satu bulan. Kenaikan indeks ditopang oleh performa solid dari saham-saham di sektor infrastruktur, keuangan, dan pertanian.
Rincian Kinerja Pasar
Pada penutupan di Bursa Efek Indonesia, IHSG berhasil mencatatkan penguatan signifikan. Data pasar menunjukkan bahwa sentimen investor cenderung positif, dengan jumlah saham yang menguat lebih banyak dibandingkan yang melemah.
- Saham naik: 378
- Saham turun: 263
- Saham tidak berubah: 194
Kondisi ini menandakan optimisme pasar yang cukup luas di awal pekan, yang memungkinkan indeks untuk menembus rekor bulanan.
Saham Penggerak Utama
Beberapa emiten mencatatkan pergerakan harga yang paling menonjol selama sesi perdagangan hari ini. PT Bima Sakti Pertiwi Tbk memimpin jajaran *top gainers* dengan lonjakan harga yang signifikan.
Saham Paling Menguat (Top Gainers)
Ad- Bima Sakti Pertiwi Tbk PT (PAMG): Naik 25,49% ke level 64,00.
- Indonesia Prima Property Tbk (OMRE): Menguat 25,00% menjadi 1.350,00.
- Wijaya Cahaya Timber PT (FWCT): Terdongkrak 16,87% ke posisi 97,00.
Saham Paling Melemah (Top Losers)
- Prodia Diagnostic Line Tbk PT (PRDL): Turun 12,95% ke harga 336,00.
- Niramas Utama Tbk PT (JELI): Terkoreksi 11,73% ke 790,00, menyentuh level terendah sepanjang masa.
- Map Boga Adiperkasa Tbk PT (MAPB): Anjlok 10,00% menjadi 990,00.
Pasar Komoditas dan Valuta Asing
Di pasar komoditas, harga minyak mentah menunjukkan pergerakan yang beragam. Minyak mentah WTI untuk pengiriman September turun 0,21% menjadi $81,61 per barel, sementara minyak Brent untuk pengiriman September naik 0,28% ke level $88,35 per barel. Sementara itu, kontrak emas berjangka untuk bulan Agustus turun 1,78% menjadi $4.026,70 per troy ons.
Dari pasar valuta asing, nilai tukar Rupiah terpantau melemah. Pasangan USD/IDR naik 0,44% ke level 17.949,10, menunjukkan penguatan Dolar AS terhadap Rupiah.