Story

Permintaan Minyak Mentah Afrika Barat Melemah Seiring Melonjaknya Diferensial Harga

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 1, 20261 min read
Permintaan Minyak Mentah Afrika Barat Melemah Seiring Melonjaknya Diferensial Harga

Summary

Diferensial harga minyak mentah Afrika Barat naik ke level yang tinggi, menekan permintaan dari para pembeli dan mendorong pelaku pasar untuk mengambil sikap menunggu di tengah ketidakpastian nilai wajar.

Text size
Background

Diferensial harga minyak mentah Afrika Barat melonjak ke level yang lebih tinggi dari perkiraan pada hari Senin, menyebabkan pelemahan permintaan yang signifikan dari para pembeli di kawasan tersebut. Menurut beberapa pedagang, situasi ini mendorong sebagian besar pelaku pasar untuk mengambil sikap menunggu (*wait-and-see*).

Kenaikan Diferensial Harga

Menurut sebuah lembaga pelaporan harga, diferensial spot untuk minyak mentah Nigeria jenis Bonga dan Forcados dengan pengiriman Oktober diperdagangkan sekitar $6 di atas patokan harga Brent. Seorang pedagang mengonfirmasi angka tersebut, menambahkan bahwa tingginya diferensial ini membuat pasar ragu-ragu, meskipun biaya pengiriman (freight) telah sedikit menurun.

Dua pedagang lainnya juga membenarkan bahwa tingkat harga saat ini terlalu tinggi. Menurut mereka, agar harga kembali ke nilai yang wajar, diferensial perlu diturunkan sebesar $1 hingga $2.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Dampak Pasar dan Konteks

Kondisi harga yang tinggi ini secara langsung berdampak pada aktivitas perdagangan. Beberapa pedagang melaporkan pada pekan lalu bahwa sejumlah kargo minyak mentah dari Angola dan Nigeria untuk pengiriman September masih belum menemukan pembeli, yang mengindikasikan kelesuan pasar yang sudah ada sebelumnya.

Pasar kini menantikan hasil tender minyak mentah dari kilang Dangote di Nigeria, yang akan ditutup dalam waktu dekat. Hasil tender tersebut diperkirakan akan diumumkan pada hari Rabu dan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah harga di kawasan tersebut.

Back to latest news

LATEST