Story
Peluncuran AI Unggulan Google Gemini Tertunda, Saham Alphabet Turun

Summary
Alphabet menunda perilisan model AI andalannya, Gemini 3.5 Pro, karena gagal memenuhi target internal, terutama dalam kemampuan coding, yang menyebabkan saham perusahaan turun hampir 3%.
Alphabet Inc. menunda peluncuran model kecerdasan buatan (AI) andalannya, Gemini 3.5 Pro, beberapa bulan dari jadwal semula setelah teknologi tersebut dilaporkan gagal memenuhi target kinerja internal. Penundaan ini, yang pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg News, terjadi di tengah persaingan yang semakin ketat di industri AI, di mana para pesaing utama terus merilis model yang lebih canggih.
Kinerja di Bawah Ekspektasi
Menurut laporan Bloomberg yang mengutip 10 karyawan dan mantan karyawan, penundaan ini terutama disebabkan oleh kinerja model yang kurang memuaskan dalam kemampuan *coding*. Padahal, CEO Alphabet Sundar Pichai sebelumnya telah menyatakan pada konferensi pengembang Google I/O di bulan Mei bahwa model tersebut dijadwalkan untuk rilis pada bulan Juni.
Kabar ini dilaporkan menimbulkan kekhawatiran di kalangan beberapa insinyur, peneliti AI, dan manajer di Google. Mereka khawatir perusahaan tertinggal dari para pesaing seperti OpenAI dan Anthropic yang telah merilis model-model dengan performa yang melampaui Gemini. Upaya Google untuk memperbarui data pelatihan Gemini pada akhir bulan lalu juga dilaporkan tidak memberikan hasil yang diharapkan.
Dampak Pasar dan Respons Perusahaan
Berita penundaan ini berdampak langsung pada sentimen investor. Saham Alphabet (GOOGL) tercatat tergelincir hampir 3% setelah laporan tersebut dipublikasikan.
AdMenanggapi hal ini, seorang juru bicara Google memberikan pernyataan kepada Reuters yang mengonfirmasi bahwa pengujian sedang berlangsung. "Kami saat ini sedang menguji 3.5 Pro, model Flash yang ditingkatkan, dan model lainnya dengan para mitra," kata juru bicara tersebut. "Kami bergerak cepat dalam meluncurkan berbagai model sambil menjaganya tetap sangat hemat biaya bagi pelanggan."
Persaingan Ketat di Sektor AI
Penundaan Gemini 3.5 Pro menggarisbawahi tekanan kompetitif yang tinggi di sektor AI global. Para raksasa teknologi berlomba untuk meningkatkan kinerja model, menekan biaya operasional, dan memperluas kapabilitas untuk melayani segmen korporat.
Sebagai konteks, para pesaing utama Google terus bergerak maju:
- OpenAI meluncurkan model tercanggihnya, GPT-5.6, minggu lalu.
- Anthropic sempat menonaktifkan model canggihnya, Mythos 5 dan Fable 5, karena perintah kontrol ekspor AS atas dasar keamanan nasional, namun kemudian mengaktifkannya kembali setelah menambahkan lapisan perlindungan.