Story

Indeks DAX Jerman Turun ke Level Terendah Satu Bulan Akibat Pelemahan Sektor Perbankan dan Properti

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 30, 20261 min read
Indeks DAX Jerman Turun ke Level Terendah Satu Bulan Akibat Pelemahan Sektor Perbankan dan Properti

Summary

Indeks acuan DAX Jerman ditutup turun 0,74% pada hari Rabu, mencapai level terendah dalam satu bulan karena kerugian signifikan pada saham sektor keuangan dan properti menutupi kenaikan di sektor lainnya.

Text size
Background

Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada hari Rabu, dengan indeks acuan DAX turun 0,74% mencapai titik terendah baru dalam satu bulan. Penurunan ini didorong oleh kerugian yang meluas, terutama di sektor media, konstruksi, dan asuransi, menurut data penutupan dari Bursa Saham Frankfurt.

Kinerja Sektor dan Pergerakan Utama

Saham-saham keuangan dan real estat termasuk yang paling menekan indeks. Commerzbank AG (ETR:CBKG) adalah yang berkinerja terburuk dalam sesi ini, turun 4,00%. Grup properti Vonovia SE (ETR:VNAn) turun 2,33%, mencapai titik terendah tiga tahun, sementara raksasa industri Siemens AG (ETR:SIEGn) turun 2,30%.

Berbeda dengan tren pasar yang lebih luas, beberapa perusahaan mencatatkan kenaikan yang signifikan. Saham-saham unggulan di DAX antara lain:

  • Zalando SE (ETR:ZALG): +3,80%
  • Bayerische Motoren Werke AG (ETR:BMWG): +1,50%
  • Fresenius SE (ETR:FREn): +1,24%
Sample IUX Markets – In-articleAd

Pasar yang Lebih Luas dan Volatilitas

Indeks Jerman lainnya lebih tenang tetapi tetap berakhir di wilayah negatif. Indeks MDAX, yang melacak perusahaan berkapitalisasi menengah, sedikit turun 0,09%, sementara indeks TecDAX yang berfokus pada teknologi hanya turun 0,01%. Di bursa Frankfurt, saham yang turun lebih banyak daripada saham yang naik, yaitu 373 berbanding 304.

Sebagai sinyal meningkatnya kehati-hatian investor, indeks volatilitas DAX, ukuran utama ketidakpastian pasar, naik 1,43% menjadi 17,83. Pergerakan ini menunjukkan bahwa para pedagang memperkirakan probabilitas yang lebih tinggi akan terjadinya fluktuasi pasar yang signifikan dalam waktu dekat.

Back to latest news

LATEST