Story

FTSE 100 Menguat Didukung Laba Emiten dan Kenaikan Harga Minyak Akibat Serangan di Timur Tengah

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 29, 20262 min read
FTSE 100 Menguat Didukung Laba Emiten dan Kenaikan Harga Minyak Akibat Serangan di Timur Tengah

Summary

Indeks acuan Inggris naik didorong oleh laporan keuangan yang solid dari emiten-emiten besar dan lonjakan harga minyak mentah setelah serangan militer AS-Saudi di Irak.

Text size
Background

Indeks saham acuan Inggris menguat pada hari Rabu, didorong oleh rilis kinerja keuangan yang kuat dari sejumlah emiten berkapitalisasi besar. Sentimen positif juga didukung oleh lonjakan tajam harga minyak mentah setelah pasukan gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi melancarkan serangan militer di Irak.

Pada pukul 07:51 GMT, indeks FTSE 100 tercatat naik 0,50%. Kenaikan juga terlihat di bursa Eropa lainnya, di mana DAX Jerman menguat 0,05% dan CAC 40 Prancis naik 0,11%.

Laporan Laba Mendorong Saham Unggulan

Sejumlah perusahaan besar yang terdaftar di bursa London melaporkan hasil yang melampaui ekspektasi, memberikan dorongan signifikan bagi indeks. Kinerja positif ini meningkatkan kepercayaan investor terhadap kesehatan korporasi di tengah kondisi ekonomi global.

Beberapa pengumuman penting meliputi:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Standard Chartered: Melaporkan laba kuartal kedua di atas estimasi, meningkatkan prospek pendapatan, dan mengumumkan program pembelian kembali saham senilai $1 miliar.
  • Reckitt: Mencatatkan laba semester pertama yang melampaui perkiraan, meluncurkan program *buyback* senilai £500 juta, dan menaikkan dividen interim.
  • Rio Tinto: Mengumumkan laba semester pertama di atas estimasi, menaikkan dividen interim, dan menyoroti potensi peningkatan permintaan logam yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI).
  • Glencore: Melaporkan produksi tembaga semester pertama yang lebih tinggi, dengan laba dari divisi pemasaran mendekati batas atas panduan tahunan.

Ketegangan Geopolitik Dongkrak Harga Energi

Kenaikan harga saham di sektor energi dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa mereka, bersama angkatan bersenjata Arab Saudi, telah melakukan serangan presisi di Irak timur pada hari Selasa. Serangan tersebut menargetkan situs logistik dan senjata milisi yang didukung Iran sebagai balasan atas lebih dari 30 serangan drone dalam 72 jam terakhir.

Perkembangan ini secara langsung berdampak pada pasar komoditas energi. Harga minyak mentah Brent melonjak 3,3% menjadi $84,78 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 3,7% ke level $82,19 per barel. Di sisi lain, harga emas berjangka juga naik 0,11% menjadi $4.043,20 per ons, menunjukkan permintaan terhadap aset aman (*safe-haven*).

Back to latest news

LATEST