Story
FTSE 100 Menguat Seiring Meredanya Tensi Timur Tengah; Saham easyJet Melonjak karena Tawaran Akuisisi

Summary
Indeks saham acuan Inggris naik tipis didorong oleh meredanya kekhawatiran geopolitik dan aktivitas M&A, terutama tawaran akuisisi senilai £5,7 miliar untuk maskapai easyJet dari Apollo Global.
Indeks saham acuan Inggris, FTSE 100, bergerak lebih tinggi pada perdagangan Jumat, didukung oleh meredanya ketegangan di Timur Tengah yang meningkatkan sentimen risiko investor. Selain itu, berita korporasi yang signifikan, termasuk tawaran akuisisi yang lebih tinggi untuk maskapai easyJet, turut mendorong kinerja pasar.
Menurut data pasar pada pukul 07:25 GMT, indeks FTSE 100 tercatat naik 0,23%. Kenaikan serupa juga terlihat di bursa Eropa lainnya, dengan indeks DAX Jerman menguat 0,24% dan CAC 40 Prancis naik 0,21%.
Sentimen Pasar Membaik
Kekhawatiran investor mereda setelah adanya laporan mengenai kontak diplomatik yang terus berlanjut antara Washington dan Teheran untuk menyelesaikan konflik. Perkembangan ini mengurangi permintaan terhadap aset-aset aman (*safe-haven*).
Harga komoditas merefleksikan pergeseran sentimen ini. Harga minyak mentah Brent turun 0,84% menjadi $75,66 per barel, sementara harga emas berjangka juga melemah 0,44%. Meredanya risiko geopolitik untuk sementara waktu membuat investor kembali beralih ke aset yang lebih berisiko seperti saham.
AdSorotan Korporasi
Aktivitas merger dan akuisisi (M&A) menjadi fokus utama di pasar London. Beberapa perkembangan penting yang menjadi perhatian investor antara lain:
- easyJet (EZJ): Saham maskapai ini menjadi sorotan setelah Apollo Global mengajukan tawaran akuisisi yang disetujui secara prinsip senilai £5,7 miliar. Tawaran ini menilai easyJet seharga £7,15 per saham, melampaui tawaran sebelumnya dari Castlelake.
- Vodafone (VOD): Perusahaan telekomunikasi ini menjadi pusat perhatian setelah e& dari Uni Emirat Arab setuju untuk menjual 16,3% sahamnya kepada Vega, yang didukung oleh Xavier Niel, senilai $5,95 miliar. Angka ini merepresentasikan premi sebesar 13%.
- Hays (HAYS): Perusahaan rekrutmen ini memproyeksikan laba operasional untuk tahun fiskal 2026 akan berada di batas atas ekspektasi pasar, didorong oleh langkah-langkah pemotongan biaya yang berhasil mengimbangi pelemahan aktivitas rekrutmen.
- MJ Gleeson (GLEG): Perusahaan melaporkan laba tahunan yang sejalan dengan ekspektasi, namun memberikan peringatan bahwa risiko geopolitik dan potensi perubahan kebijakan di Inggris dapat membebani prospek untuk tahun fiskal 2026.