Story
Bursa Inggris Menguat Tipis, Indeks Acuan Naik 0,25% Didukung Sektor Utilitas

Summary
Saham-saham di Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan hari Jumat, dengan indeks acuan naik 0,25% ditopang oleh kinerja positif dari sektor utilitas dan tembakau.
Indeks saham acuan Inggris ditutup dengan kenaikan tipis pada akhir perdagangan hari Jumat, terangkat oleh penguatan di sejumlah sektor kunci. Berdasarkan data Investing.com, indeks Investing.com United Kingdom 100 menguat sebesar 0,25% saat penutupan pasar di London.
Kinerja Pasar dan Sektor
Kenaikan indeks utama didorong oleh kinerja positif di sektor Tembakau, Gas, Air & Multiutilitas, serta sektor Kelistrikan. Meskipun indeks acuan berhasil membukukan keuntungan, sentimen pasar yang lebih luas menunjukkan kehati-hatian.
Data dari Bursa Saham London menunjukkan bahwa jumlah saham yang mengalami penurunan (946) lebih banyak daripada saham yang menguat (762), sementara 553 saham lainnya tidak menunjukkan perubahan. Hal ini mengindikasikan bahwa kenaikan pada saham-saham berkapitalisasi besar menopang indeks, sementara sebagian besar saham lainnya berada di bawah tekanan.
Saham Penggerak Utama
Beberapa saham menjadi motor penggerak utama indeks pada sesi perdagangan Jumat:
Ad- Penguat Teratas:
- National Grid PLC (LON:NG), naik 3,33% ke level 1.257,00.
- British American Tobacco PLC (LON:BATS), terapresiasi 2,96% menjadi 4.669,00.
- Severn Trent PLC (LON:SVT), menguat 2,89% dan ditutup di 3.066,00.
- Pelemah Terdalam:
- Flutter Entertainment PLC (LON:FLTRF), anjlok 4,62% ke posisi 7.714,00.
- Kingfisher PLC (LON:KGF), terkoreksi 4,58% menjadi 283,50.
- Auto Trader Group Plc (LON:AUTOA), turun 3,78% ke level 496,90.
Pergerakan Komoditas dan Valuta Asing
Di pasar komoditas, harga energi dan logam mulia bergerak positif. Kontrak berjangka Emas untuk pengiriman Agustus naik 0,71% menjadi $4.020,60 per troy ounce. Sementara itu, harga minyak mentah untuk pengiriman Agustus melonjak 3,98% menjadi $82,09 per barel, dan kontrak minyak Brent untuk September naik 3,69% ke $87,34 per barel.
Di pasar valuta asing, pasangan mata uang GBP/USD tercatat menguat 0,25% ke level 1,34, sementara EUR/GBP juga naik 0,22% menjadi 0,85.