Story

Frasers Group Pertimbangkan Tunjuk Michael Murray sebagai CEO Hugo Boss, Lapor The Times

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 27, 20261 min read
Frasers Group Pertimbangkan Tunjuk Michael Murray sebagai CEO Hugo Boss, Lapor The Times

Summary

Frasers Group dilaporkan sedang menjajaki opsi untuk menunjuk CEO-nya, Michael Murray, sebagai pimpinan Hugo Boss di tengah upaya pengambilalihan perusahaan mode Jerman tersebut.

Text size
Background

Frasers Group sedang mempertimbangkan opsi untuk menunjuk Chief Executive Officer (CEO) mereka, Michael Murray, sebagai CEO Hugo Boss, demikian dilaporkan oleh The Times. Langkah ini mengemuka seiring peritel asal Inggris tersebut melanjutkan upayanya untuk mengambil alih perusahaan mode mewah asal Jerman itu.

Upaya Pengambilalihan Menguat

Frasers baru-baru ini meningkatkan kepemilikannya di Hugo Boss menjadi sekitar 30,28%. Peningkatan saham ini melampaui ambang batas yang mengharuskan adanya penawaran pengambilalihan wajib berdasarkan peraturan di Jerman.

Pada bulan Juni, Frasers telah meluncurkan penawaran pengambilalihan tunai penuh untuk Hugo Boss dengan harga €38 per saham. Penawaran tersebut menilai perusahaan sekitar €2 miliar ($2,28 miliar). Namun, dewan Hugo Boss menyarankan para pemegang sahamnya untuk menolak tawaran itu, dengan menyebutnya "tidak memadai secara finansial".

Sample IUX Markets – In-articleAd

Posisi Strategis Murray

Michael Murray, yang merupakan menantu dari pemilik Frasers, Mike Ashley, saat ini sudah menjabat di dewan pengawas Hugo Boss. Posisi ini memberinya wawasan dan pengaruh di dalam struktur korporasi perusahaan target.

Penunjukan Murray sebagai CEO akan menjadi langkah strategis yang signifikan bagi Frasers jika pengambilalihan berhasil. Hal ini akan memungkinkan Frasers untuk menempatkan kepemimpinan kepercayaannya secara langsung untuk mengarahkan masa depan Hugo Boss, yang merupakan rumah mode premium terbesar di Jerman dengan pendapatan tahunan melebihi €4,3 miliar pada tahun 2025.

Back to latest news

LATEST