Story
Kontrak AI Militer AS Senilai $115 Juta Mendorong Saham Everforth Mendekati Kenaikan 100%

Summary
Saham perusahaan teknologi Everforth (NYSE:EFOR) melonjak tajam setelah unit bisnisnya memenangkan kontrak riset kecerdasan buatan dari Angkatan Darat AS, dengan total kenaikan mendekati 100% sejak Juli.
Saham perusahaan teknologi Everforth (NYSE:EFOR) mencatatkan kenaikan signifikan, mendekati 100% sejak pertama kali diidentifikasi oleh sebuah strategi investasi berbasis AI pada bulan Juli. Kenaikan terbaru dipicu oleh pengumuman kontrak besar dengan militer Amerika Serikat.
Pemicu Kenaikan: Kontrak Militer dan Kinerja Keuangan
Unit layanan pemerintah Everforth, Everforth ECS, berhasil memenangkan kontrak senilai $115 juta dari Angkatan Darat AS. Berdasarkan informasi yang dikonfirmasi melalui Nasdaq dan situs hubungan investor perusahaan, kontrak ini bertujuan untuk riset dan rekayasa kecerdasan buatan (AI) di bawah program Nautilus.
Kabar ini menyusul laporan keuangan kuartal kedua yang solid, di mana perusahaan mencatatkan:
- Pendapatan: $1,007 miliar
- EBITDA yang disesuaikan: $96,7 juta
- Arus kas bebas: $46,3 juta
AdManajemen perusahaan juga telah mengeksekusi program pembelian kembali saham senilai $77,5 juta. Untuk kuartal ketiga, Everforth memproyeksikan pendapatan dapat mencapai hingga $1,024 miliar.
Pergerakan Saham dan Valuasi
Sejak ditandai oleh layanan ProPicks AI dari Investing.com pada bulan Juli, saham EFOR telah melonjak 93,9% per penutupan pasar 15 September. Dalam dua minggu pertama bulan September saja, saham ini naik 12,45%.
Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,38 miliar, saham EFOR diperdagangkan jauh di bawah level tertinggi 52 minggunya di $54,94, memberikan ruang untuk potensi kenaikan. Namun, target harga rata-rata analis Wall Street berada di sekitar $31,67, menunjukkan bahwa sebagian besar potensi keuntungan jangka pendek mungkin telah terealisasi. Berdasarkan estimasi EPS 2027 sebesar $5,74, saham ini diperdagangkan sekitar 6 kali laba yang disesuaikan.