Story

Harga Jagung Berjangka Melemah Tertekan Penguatan Dolar dan Peringkat Tanaman AS

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 16, 20261 min read
Harga Jagung Berjangka Melemah Tertekan Penguatan Dolar dan Peringkat Tanaman AS

Summary

Harga jagung berjangka di Chicago Board of Trade (CBOT) turun pada hari Selasa, dipengaruhi oleh kombinasi penguatan dolar AS dan laporan kondisi tanaman dari USDA yang lebih baik dari perkiraan.

Text size
Background

Harga kontrak berjangka jagung di Chicago Board of Trade (CBOT) bergerak lebih rendah pada hari Selasa, tertekan oleh penguatan dolar AS dan rilis data kondisi tanaman yang secara tak terduga membaik dari Departemen Pertanian AS (USDA).

Faktor Fundamental Mendorong Pelemahan

Dua faktor utama menekan harga jagung. Pertama, penguatan nilai tukar dolar AS membuat komoditas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, sehingga berpotensi mengurangi permintaan global.

Kedua, laporan mingguan USDA pada hari Senin menunjukkan perbaikan kondisi tanaman. Peringkat jagung AS dalam kategori "baik hingga sangat baik" dinaikkan sebesar 1 poin persentase. Hal ini mengejutkan pasar, karena para analis sebelumnya memperkirakan peringkat tersebut akan turun 1 poin. Selain itu, USDA melaporkan bahwa 8% dari panen jagung telah selesai per hari Minggu lalu, lebih cepat dari rata-rata lima tahun sebesar 6%.

Kekhawatiran Cuaca Menahan Penurunan

Sample IUX Markets – In-articleAd

Meskipun demikian, penurunan harga yang lebih dalam tertahan oleh kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan panen di wilayah Midwest AS. Adanya faktor penyeimbang ini membatasi sentimen jual di pasar.

Prakiraan cuaca mengindikasikan hujan lebat akan terjadi di beberapa bagian wilayah tersebut minggu ini. Kondisi ini berisiko memperlambat aktivitas lapangan, terutama di Iowa, yang merupakan negara bagian produsen jagung terbesar di Amerika Serikat.

Pergerakan Harga di Pasar

Berdasarkan data dari bursa, kontrak jagung CBOT untuk pengiriman Desember turun 5 sen menjadi $5,28-1/4 per gantang. Investor akan terus memantau perkembangan cuaca di AS dan pergerakan dolar untuk petunjuk arah harga selanjutnya.

Back to latest news

LATEST