Story

Cognition AI Raih Pendanaan $2 Miliar dengan Valuasi $48 Miliar

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 8, 20262 min read
Cognition AI Raih Pendanaan $2 Miliar dengan Valuasi $48 Miliar
Text size
Background

Cognition AI Inc. mengumumkan telah berhasil mengumpulkan dana sebesar $2 miliar dalam putaran pendanaan baru, yang menempatkan valuasi perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) tersebut pada angka $48 miliar. Putaran pendanaan ini menunjukkan kepercayaan investor yang sangat besar terhadap teknologi agen AI untuk otomatisasi rekayasa perangkat lunak.

Detail Pendanaan

Putaran pendanaan Seri E ini dipimpin oleh investor baru, Andreessen Horowitz dan Accel. Menurut pengumuman perusahaan pada hari Selasa, investor lama seperti Founders Fund, General Catalyst, dan Avenir juga turut berpartisipasi.

Daftar investor lain yang terlibat mencakup nama-nama besar di industri teknologi dan modal ventura, termasuk NVIDIA, Benchmark, Bessemer, Kleiner Perkins, dan Lightspeed. Keterlibatan strategis dari perusahaan seperti NVIDIA menggarisbawahi potensi integrasi teknologi Cognition AI di berbagai sektor industri.

Kinerja Bisnis dan Adopsi Produk

Lonjakan valuasi ini didukung oleh pertumbuhan bisnis yang signifikan. Pendapatan *run-rate* Cognition dilaporkan telah meningkat dari $492 juta menjadi hampir $900 juta sejak putaran pendanaan terakhirnya pada bulan Mei.

Produk andalan perusahaan, Devin, adalah agen AI yang dirancang untuk mengotomatisasi berbagai tugas rekayasa perangkat lunak. Produk ini telah diadopsi oleh sejumlah perusahaan terkemuka di berbagai industri, seperti:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • NVIDIA untuk desain chip
  • GE Aerospace untuk sektor penerbangan
  • Citi untuk layanan keuangan
  • Mercedes-Benz untuk otomotif

Fitur-fitur Devin mencakup Auto-Triage untuk investigasi insiden, Security Swarm untuk menemukan kerentanan keamanan, dan Automations yang dapat dipicu oleh peristiwa dari sistem seperti Slack, GitHub, dan Linear.

Konteks dan Ekspansi Global

Didirikan pada tahun 2024, Cognition beroperasi sebagai laboratorium agen independen, yang memungkinkannya untuk memilih dan menggabungkan berbagai model AI yang paling sesuai untuk kebutuhan pelanggannya. Model bisnis yang fleksibel ini menjadi salah satu daya tariknya.

Dalam setahun terakhir, perusahaan telah memperluas jejak globalnya secara agresif dengan membuka kantor baru di Washington, D.C., Tokyo, Singapura, London, São Paulo, dan Madrid. Ekspansi ini melengkapi lokasi yang sudah ada di San Francisco, New York, dan Austin, menandakan permintaan global yang kuat untuk solusi otomatisasi AI-nya.

Back to latest news

LATEST