Story
DeepSeek Tunda Putaran Pendanaan Kedua, Lapor Bloomberg

Summary
Startup AI asal China, DeepSeek, dilaporkan telah menangguhkan putaran pendanaan keduanya, sebuah langkah yang menimbulkan pertanyaan tentang strategi pertumbuhan dan valuasi perusahaan.
Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, telah memberitahu calon investor bahwa pihaknya menangguhkan putaran pendanaan kedua untuk saat ini, demikian dilaporkan oleh Bloomberg News pada hari Sabtu, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Penundaan ini terjadi setelah putaran pendanaan perdana yang sukses dan di tengah rencana ambisius perusahaan untuk ekspansi lebih lanjut.
Detail Penundaan
Menurut laporan tersebut, DeepSeek secara lisan telah menginformasikan kepada beberapa calon penyandang dananya bahwa penandatanganan perjanjian investasi tidak akan dilanjutkan dalam waktu dekat. Namun, laporan itu menambahkan bahwa perusahaan mungkin akan melanjutkan proses pendanaan di kemudian hari.
Reuters menyatakan tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut. Pihak DeepSeek juga tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar di luar jam kerja reguler. Ketidakpastian ini menyoroti tantangan dalam mendapatkan konfirmasi langsung dari startup yang sedang berkembang pesat di China.
Konteks dan Rencana Masa Depan
AdDeepSeek yang berbasis di Hangzhou berencana untuk meluncurkan penggalangan dana baru dengan target valuasi sekitar 500 miliar yuan ($74 miliar). Langkah ini menyusul putaran pendanaan perdana yang berhasil mengumpulkan sekitar $7,4 miliar.
Penundaan ini dilaporkan sebagian didorong oleh frustrasi pendiri DeepSeek, Liang Wenfeng, atas laporan online mengenai komentarnya kepada investor selama putaran pendanaan pertama. Selain itu, Reuters pekan lalu melaporkan bahwa DeepSeek juga telah memulai pertimbangan awal untuk potensi penawaran umum perdana (IPO) di STAR Market Shanghai, bursa yang setara dengan Nasdaq.
Implikasi bagi Investor
Bagi para investor, penundaan mendadak dalam putaran pendanaan yang signifikan seperti ini dapat menimbulkan ketidakpastian. Hal ini dapat menandakan adanya evaluasi ulang internal terhadap strategi perusahaan, kondisi pasar, atau dinamika kepemimpinan.
Langkah ini kemungkinan akan membuat para pelaku pasar mengamati dengan cermat langkah DeepSeek selanjutnya, termasuk apakah perusahaan akan melanjutkan rencana IPO dan bagaimana mereka mengelola komunikasi dengan komunitas investasi di tengah valuasi yang sangat tinggi.