Story

Dolar Kanada Menguat Didukung Lonjakan Harga Minyak di Tengah Ketegangan Iran

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20261 min read
Dolar Kanada Menguat Didukung Lonjakan Harga Minyak di Tengah Ketegangan Iran
Text size
Background

Dolar Kanada, atau yang dikenal sebagai loonie, menguat terhadap dolar AS pada hari Rabu seiring lonjakan harga minyak dan meningkatnya ekspektasi pasar akan kenaikan suku bunga oleh Bank of Canada (BoC) tahun ini. Mata uang ini diperdagangkan 0,2% lebih tinggi pada level 1,4170 per dolar AS, atau setara 70,57 sen AS.

Pendorong Utama: Harga Minyak dan Geopolitik

Kenaikan dolar Kanada sangat dipengaruhi oleh harga minyak, yang merupakan salah satu komoditas ekspor utama negara tersebut. Harga minyak mentah melonjak 5,2% menjadi $74,10 per barel setelah pernyataan dari Presiden AS Donald Trump mengindikasikan bahwa kesepakatan sementara dengan Iran telah "berakhir" dan serangan baru kemungkinan akan diluncurkan.

Eskalasi ketegangan di Timur Tengah ini memicu kekhawatiran akan pasokan minyak global, sehingga mendorong harga lebih tinggi. Kenaikan harga komoditas ini secara langsung memberikan sentimen positif bagi mata uang negara-negara eksportir seperti Kanada.

Pergeseran Ekspektasi Suku Bunga

Lonjakan harga minyak juga memicu kekhawatiran tentang prospek inflasi, yang pada gilirannya mengubah ekspektasi kebijakan moneter. Data dari pasar swap menunjukkan bahwa investor kini melihat probabilitas sekitar 60% bahwa Bank of Canada akan menaikkan suku bunganya tahun ini, meningkat signifikan dari 40% pada hari Selasa.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat (hawkish) cenderung membuat mata uang suatu negara lebih menarik bagi investor, memberikan dukungan tambahan bagi loonie.

Reaksi Pasar dan Sentimen

Selama sesi perdagangan, loonie bergerak dalam rentang 1,4156 hingga 1,4210. Ahli strategi di Scotiabank, Shaun Osborne dan Eric Theoret, mencatat dalam sebuah riset bahwa "CAD telah berkinerja relatif baik di tengah volatilitas semalam."

Mereka menambahkan bahwa "sentimen negatif terhadap CAD mulai mereda, tetapi nilai spot masih cukup tinggi." Secara lebih luas, pasar saham global justru mengalami penurunan karena kenaikan harga minyak menimbulkan kekhawatiran inflasi dan potensi pengetatan kebijakan moneter oleh bank sentral global.

Back to latest news

LATEST